8 Kuliner Khas Indramayu Paling Nagih, Wajib Dicoba!

Tim detikJabar - detikJabar
Jumat, 14 Agu 2026 07:00 WIB
Pindang gombyang. (Foto: Instagram)
Indramayu -

Indramayu memiliki beragam kuliner khas yang menarik untuk dicicipi. Hidangan tersebut hadir dengan cita rasa yang beragam, mulai dari makanan gurih dan pedas hingga kudapan manis berbahan singkong.

Sejumlah kuliner khas Indramayu bahkan masih bertahan di tengah perkembangan makanan kekinian. Berikut delapan kuliner khas Indramayu yang dapat menjadi pilihan saat berkunjung ke daerah pesisir utara Jawa Barat tersebut.

Blengep Cotot Jajanan Lawas di Indramayu Foto: Burhannudin/detikJabar

1. Blengep Cotot

Blengep cotot merupakan kudapan khas Indramayu berbahan dasar singkong dengan isian gula merah yang lumer. Teksturnya sederhana, tetapi perpaduan singkong dan manisnya gula Jawa menjadi daya tarik utama.

Salah satu penjualnya, Tiwen (45), masih menjajakan blengep cotot di Desa Muntur, Kecamatan Losarang. Ia menjualnya seharga Rp5 ribu per porsi yang berisi empat buah.

Kudapan ini cocok bagi pencinta jajanan tradisional, terutama yang menyukai rasa manis. Selain blengep cotot, Tiwen juga menjual geblog kocar-kacir yang sama-sama berbahan singkong.

kue serabi gupak di Kabupaten Indramayu Foto: Sudedi Rasmadi/detikJabar

2. Serabi Gupak

Serabi Gupak menawarkan sensasi berbeda dari serabi pada umumnya. Serabi mungil berwarna hijau disajikan dalam kuah santan dan gula merah sehingga terlihat seperti sedang 'berenang'.

Nama gupak berasal dari bahasa Jawa dialek Indramayu yang berarti renang. Perpaduan rasa gurih santan, manis gula merah, dan aroma pandan membuat kudapan ini memiliki cita rasa khas.

Warsinih (54), penjual serabi gupak di Kecamatan Kandanghaur, menjual satu porsi seharga Rp6 ribu. Satu porsi berisi lima serabi serta santan dan gula merah. Popularitasnya juga membuat pelanggan dari luar daerah memesan melalui jasa titip.

Rumbah Kangkung Ibu Darinih Pantura Indramayu Foto: Sudedi Rasmadi/detikJabar

3. Rumbah Darinih

Rumbah Darinih menjadi salah satu kuliner khas Indramayu yang tetap bertahan sejak 1994. Hidangan ini menyajikan rebusan kangkung dan taoge dengan sambal terasi atau petis.

Cita rasa gurih, pedas, dan kuat dari sambal menjadi daya tarik utama rumbah. Selain rumbah, warung ini juga menyediakan laksa biru dan putih yang semakin nikmat jika dipadukan dengan sambal petis atau terasi.

Rumbah Darinih berada di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur. Satu porsi rumbah maupun laksa dibanderol Rp10 ribu. Warung mulai melayani pelanggan pukul 07.00 WIB dan tutup setelah dagangan habis.




(sud/sud)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork