Wali Kota Cirebon: Ego Sektoral Penghambat Pembangunan

Wali Kota Cirebon: Ego Sektoral Penghambat Pembangunan

Ony Syahroni - detikJabar
Selasa, 16 Jun 2026 17:15 WIB
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo (Foto: Devteo Mahardika)
Cirebon -

Kota Cirebon Effendi Edo mengingatkan pentingnya memperkuat kolaborasi dalam pembangunan daerah. Pada momentum Hari Jadi ke-599 Cirebon, ia mengajak seluruh pihak mengesampingkan ego sektoral agar berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih optimal.

Hal tersebut disampaikan Effendi Edo usai rapat paripurna Hari Jadi ke-599 Cirebon yang berlangsung di Gedung DPRD Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Selasa (16/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Edo, peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk mengevaluasi berbagai program yang telah berjalan sekaligus menyiapkan langkah berikutnya.

"Ya ajang evaluasi. Evaluasi dan semuanya lah. Jadi setiap tahunnya kita harus melakukan perubahan, evaluasi lalu kita melakukan lagi untuk lanjutannya sampai ke depan," kata Edo.

ADVERTISEMENT

Ia mengatakan Pemerintah Kota Cirebon saat ini tengah merumuskan sejumlah terobosan yang akan segera dijalankan. "Ya nanti kita lagi rumuskan lagi. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita sudah ada pola dan proses untuk ke depannya," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Edo menekankan pentingnya kebersamaan dalam pembangunan. Menurutnya, berbagai program akan sulit berjalan maksimal jika masing-masing pihak masih mengedepankan ego sektoral.

"Semuanya harus bersama-sama. Dalam membangun sebuah kota harus bersama-sama, tidak ada lagi ego sektor, ego masing-masing. Ini yang menghambat proses pembangunan," tegasnya.

Edo berharap momentum Hari Jadi ke-599 Cirebon dapat menjadi pemicu bagi masyarakat untuk lebih aktif terlibat dalam pembangunan kota. "Semua warga Kota Cirebon harus lebih semangat lagi untuk membangun kotanya dan menata kotanya lebih baik lagi," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Herman Suryatman menyebut Kota Cirebon saat ini memiliki sejumlah capaian yang cukup baik.

"Saat ini Cirebon ada di dalam trek yang baik di bawah kepemimpinan Pak Wali Kota. Indeks Pembangunan Manusia Cirebon 78,99. Pengangguran ada di angka 6,41persen. Kemudian Cirebon juga bisa mengendalikan inflasi dengan baik," ucap Herman.

"Bahkan Kemendagri tempo hari memberikan apresiasi ke Cirebon sebagai salah satu kota di Indonesia dengan pengendalian inflasi terbaik," sambung dia.

Meski demikian, Herman mengingatkan masih ada pekerjaan rumah yang harus menjadi perhatian bersama, salah satunya menekan angka kemiskinan.

"Dan tentu di hari jadi ke-599, prestasi itu harus disyukuri. Dan berikutnya adalah bagaimana berkinerja lebih baik lagi ke depan. Terutama dalam menurunkan angka kemiskinan dan menurunkan indeks Gini," kata dia.

Menurutnya, target tersebut hanya bisa dicapai melalui kerja sama seluruh pihak. "Membangun itu harus teamwork, membangun itu harus superteam," ujar Herman.

(iqk/iqk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads