Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu ke dalam lingkungan lapas. Pelaku diduga menggunakan modus menerbangkan layangan yang kemudian dijatuhkan ke area dalam lapas untuk mengirimkan barang terlarang tersebut.
Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Senin (15/6) sekitar pukul 16.20 WIB. Upaya penyelundupan terungkap saat salah seorang petugas melihat sebuah layangan putus yang tersangkut di kawat berduri pada area tembok pembatas lapas.
Menaruh curiga terhadap benda tersebut, petugas kemudian melakukan dokumentasi dan melaporkan temuannya kepada pimpinan regu untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Setelah dilakukan pengecekan oleh Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP), petugas menemukan dua paket yang diduga berisi narkotika jenis sabu. Paket tersebut dibungkus menggunakan plastik dan ditempelkan pada badan layangan dengan lakban berwarna hitam.
Menindaklanjuti temuan itu, pihak lapas segera mengamankan barang bukti sesuai prosedur yang berlaku. Selanjutnya, kejadian tersebut dilaporkan kepada Satuan Reserse Narkoba Polres Kuningan guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Selain menyerahkan barang bukti kepada pihak kepolisian, koordinasi juga dilakukan untuk mengungkap pihak yang diduga terlibat dalam upaya penyelundupan tersebut.
Ali menegaskan, keberhasilan menggagalkan masuknya narkotika ke dalam lapas tidak lepas dari kejelian serta kewaspadaan petugas yang menjalankan tugas pengawasan di lapangan.
"Keberhasilan ini membuktikan bahwa sistem pengamanan dan deteksi dini di Lapas Kuningan berjalan dengan optimal. Kami tidak akan memberikan celah sekecil apapun bagi peredaran barang terlarang," tutur Ali. Selasa (16/6/2026).
Menurutnya, penggagalan penyelundupan ini menjadi bagian dari komitmen Lapas Kuningan dalam mendukung Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Langkah tersebut juga sejalan dengan upaya mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari handphone, pungutan liar, dan narkoba atau Zero Halinar.
Ali memastikan pihaknya akan terus memperkuat pengawasan dan meningkatkan kewaspadaan guna mencegah berbagai upaya penyelundupan barang terlarang ke dalam lapas.
"Pengawasan ketat, peningkatan kewaspadaan, serta sinergi yang solid dengan aparat penegak hukum akan terus diperkuat. Tujuannya satu: menjadikan Lapas Kuningan tetap aman, tertib, dan benar-benar bersih dari narkoba," pungkas Ali.
Simak Video "Video: Momen Polisi Gagalkan Penyelundupan 50 Kg Sabu dan 20 Ribu Ekstasi"
(dir/dir)