Benahi Plafon Rumah, Warga Cirebon Kaget Temukan Ular Sanca 4 Meter

Benahi Plafon Rumah, Warga Cirebon Kaget Temukan Ular Sanca 4 Meter

Ony Syahroni - detikJabar
Rabu, 13 Mei 2026 11:00 WIB
Petugas DPKP Kota Cirebon saat melakukan proses evakuasi ular sanca dari atas plafon rumah warga
Petugas DPKP Kota Cirebon saat melakukan proses evakuasi ular sanca dari atas plafon rumah warga (Foto: Istimewa)
Cirebon -

Seekor ular sanca kembang sepanjang sekitar 4 meter bikin geger warga Kampung Kesunean Selatan, Kelurahan Kesepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Selasa (12/5/2026) malam. Ular tersebut ditemukan bersembunyi di atas plafon rumah warga.

Danton 2 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cirebon, Sadiko mengatakan, keberadaan ular pertama kali diketahui saat penghuni rumah tengah membereskan bagian plafon rumah bersama tukang.

"Lagi beres-beres plafon, ada tukang. Kata tukangnya memang ada ular, tapi dikira kecil," kata Sadiko di Kota Cirebon, Rabu (13/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Sadiko, setelah menerima laporan mengenai keberadaan ular tersebut, petugas langsung bergerak menuju lokasi dengan membawa peralatan evakuasi.

ADVERTISEMENT

"Kita langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga," ujar Sadiko.

Sebanyak 11 personel DPKP diterjunkan untuk proses evakuasi ular tersebut. Petugas lalu tiba di lokasi dan langsung melakukan penanganan.

Sadiko menyebut, ular yang dievakuasi merupakan jenis sanca kembang dengan panjang sekitar empat meter. "Ular Sanca Kembang, panjangnya kurang lebih 4 Meter," terang Sadiko.

Saat dilakukan pengecekan, lanjut Sadiko, ular yang awalnya dikira kecil ternyata memiliki ukuran cukup besar dan berada di atas plafon rumah.

"Ternyata pas kita sampai ke lokasi, ularnya gede sekali dan melilit di atas plafon," kata Sadiko.

Menurut Sadiko, kondisi itu membuat proses evakuasi berjalan cukup sulit. Sebab, posisi ular berada di atas plafon dan dengan posisi melilit.

"Evakuasinya itu sangat sulit, karena posisi ular itu melilit ke plafonnya sendiri," ujar Sadiko.

Sadiko menuturkan, petugas harus berjibaku bersama warga sekitar untuk mengevakuasi ular tersebut dari atas plafon rumah. "Berjibaku sama warga setempat, dibantu sama warga juga," kata Sadiko.

Karena sulit dijangkau, kata Sadiko, petugas terpaksa menjebol bagian plafon rumah agar ular bisa dievakuasi dengan aman. "Jadi kita jebol bagian lainnya supaya ularnya bisa dijangkau," ujar Sadiko.

Dalam proses penanganan itu, petugas menggunakan sejumlah peralatan seperti grab stick, helm pelindung, sarung tangan hingga box ular.

Sadiko mengatakan, proses evakuasi berlangsung sekitar 52 menit hingga akhirnya ular sanca kembang tersebut berhasil diamankan.

"Alhamdulillah ular berhasil dievakuasi dengan aman," pungkas Sadiko.




(dir/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads