Ditinggal Ambil MBG, Rumah di Kuningan Ludes Terbakar

Fahmi Labibinajib - detikJabar
Senin, 11 Mei 2026 14:37 WIB
Kebakaran rumah di Kuningan. Foto: Istimewa
Kuningan -

Sebuah rumah di Desa Gereba, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, hangus terbakar pada Senin (11/5/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Kepala UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kuningan Andri Arga Kusuma memaparkan peristiwa tersebut bermula saat penghuni rumah, Asih (51), pergi meninggalkan kediamannya untuk mengambil Makan Bergizi Gratis (MBG).

Saat itu, ia hanya meninggalkan seorang anaknya yang merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Namun, setibanya kembali di rumah, Asih mendapati kepulan asap tebal berasal dari dalam rumahnya. Sontak, ia langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar untuk memadamkan api yang kian membesar.

"Sekitar pukul 09.00 WIB sepulang dari mengambil MBG ibu Asih melihat kepulan asap di rumahnya. Pada saat itu di rumahnya hanya ada anaknya yang dalam gangguan jiwa, kemudian ibu Asih berteriak meminta tolong. Selang beberapa menit warga berdatangan dan mencoba membantu memadamkan api dengan menggunakan air PDAM dan APAR dan langsung melapor ke Perangkat Desa," tutur Arga, Senin (11/5/2026).

Lantaran api terus merambat, perangkat desa segera menghubungi pihak Damkar Kuningan. Merespons laporan tersebut, Damkar Kuningan mengerahkan tujuh personel ke lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, api masih berkobar hebat. Akses pemukiman yang sempit dan padat penduduk sempat menyulitkan petugas dalam proses pemadaman.

Setelah upaya penanganan selama 22 menit, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya. Kebakaran tersebut diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik di rumah korban.

"Hambatannya pemukiman padat penduduk sehingga anggota harus lebih cepat menangani pemadaman dan harus lebih berhati-hati. Untuk penyebab kebakaran diperkirakan karena adanya korsleting listrik," tutur Arga.

Menurut Arga, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp50.000.000. Rincian kerugian meliputi kerusakan bangunan seluas 4x7 meter senilai Rp42.000.000, satu unit televisi senilai Rp2.000.000, dua buah lemari senilai Rp3.000.000, satu tempat tidur kayu senilai Rp1.500.000, serta satu unit ponsel senilai Rp1.500.000. Peristiwa kebakaran ini juga menimbulkan trauma bagi warga di sekitar lokasi.

Melalui kejadian ini, Damkar Kuningan mengimbau masyarakat agar senantiasa waspada terhadap potensi kebakaran yang diakibatkan oleh tungku, gas, instalasi listrik, maupun pembakaran sampah. Sebagai langkah pencegahan, warga diminta rutin memeriksa serta membersihkan selang gas dan regulator, menghindari penggunaan colokan listrik yang bertumpuk, serta menggunakan kabel dan lampu berstandar nasional guna menghindari risiko korsleting listrik.




(sud/sud)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork