Heboh Temuan Ulat di Menu MBG Tasikmalaya

Heboh Temuan Ulat di Menu MBG Tasikmalaya

Deden Rahadian - detikJabar
Selasa, 19 Mei 2026 12:32 WIB
Ulat di menu MBG Tasikmalaya.
Ulat di menu MBG Tasikmalaya. Foto: Istimewa
Tasikmalaya -

Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali tercoreng. Kali ini, hidangan yang diduga bagian dari program MBG ditemukan berisi ulat di Desa Bojongkapol, Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (19/5/2026).

Dalam hidangan sayur tersebut ditemukan ulat dalam kondisi mati. Video temuan ulat ini menyebar luas hingga memicu keresahan dan membuat publik geram. Pasalnya, diakui kejadian ini bukan kali pertama, melainkan sudah berulang.

Dalam video terlihat hidangan berupa telur goreng, sayuran, dan buah. Ulat tampak berada di dalam oseng jagung muda.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kali ini ada di pelosok di Bojongkapol, Bojonggambir. Pada hari ini terjadi kejadian sangat memprihatinkan dimana sajian MBG ada uletnya. Bukan kejadian pertama, sebelumnya juga ada," kata Pengurus ICMI Kabupaten Tasikmalaya Roni Romansyah kepada detikJabar, Selasa (19/5/2026).

ADVERTISEMENT

Roni menyebut kejadian ini sangat memalukan di tengah gencarnya pemerintah menggelontorkan anggaran untuk program MBG. Pengelola SPPG diminta untuk serius dalam pengelolaan dapur penyedia makanan meski berada di wilayah pelosok.

"Jangan mentang dapurnya di pelosok pengelolaannya sembarangan, masakan tidak higienis. Ini kejadian bukan pertama tapi memang tidak terekspos saja," ujar Roni.

Roni menilai lemahnya pengawasan membuat kualitas makanan yang sampai ke penerima manfaat menjadi tidak layak konsumsi. Padahal, menurutnya, program ini langsung diinstruksikan presiden untuk mempersiapkan generasi emas Indonesia. "Dimana sampai saat ini presiden menggelontorkan program anak bangsa untuk songsong generasi emas ke depan, tapi pengelola di bawah ada dugaan asal-asalan dalam menyalurkan gizinya ke KPM," kata Roni.

Tak hanya mengecam, Roni juga mendesak aparat penegak hukum segera bertindak. Ia meminta agar dapur penyedia makanan yang diduga lalai segera diperiksa dan diproses hukum jika terbukti bersalah.

"Saya minta hari ini. Presiden sudah instruksi, dapurnya harus diaudit, perlu ke ranah hukum agar ada perbaikan," tegasnya.

Menurut Roni, momen ini harus menjadi titik balik agar pengelola MBG tidak merasa kebal hukum. "Kami meminta mumpung ada instruksi presiden, minta polisi untuk segera memeriksa kejadian ini. Mulai di Tasik untuk melakukan penegakan hukum. Penegakan yang di dapur ini momentum polisi bahwa daur MBG tidak kebal hukum," ujarnya.

Menanggapi video yang beredar di media sosial, Polsek Bojonggambir menyatakan tengah menelusuri kebenaran informasi tersebut. Petugas kini turun tangan menyelidiki kasus ini.

"Jadi memang kami akan telusuri informasi ini. Video yang beredar ada hidangan diduga MBG ada uletnya," kata Kapolsek Bojonggambir Iptu Agus Sukmana.

Sementara itu, Ketua Satgas MBG Kabupaten Tasikmalaya Ruby Azhara mengaku telah menurunkan tim untuk melakukan pemeriksaan di lapangan. "Terima kasih atas informasinya, kami akan menurunkan tim untuk menelusuri dan mendeteksi laporan ini, terutama SPPG yang diduga menyediakan hidangan ini," katanya singkat.

(sud/sud)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads