Berbeda dari lazimnya prosesi di gedung pemerintahan, Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan di basecamp pendakian Gunung Ciremai, Cadas Poleng, Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, pada Kamis siang (30/4/2026).
Suasana sejuk Gunung Ciremai mengiringi pelantikan para pejabat eselon II tersebut. Dian menyatakan bahwa pemilihan pos pendakian sebagai lokasi pelantikan dilakukan secara sengaja. Menurutnya, Cadas Poleng merupakan simbol titik awal perjuangan menuju puncak tertinggi di Jawa Barat tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelantikan di lokasi ini merepresentasikan filosofi perjalanan para pejabat yang baru dilantik. Tantangan ke depan diprediksi akan semakin terjal dan kompleks, selayaknya proses pendakian menuju puncak Gunung Ciremai.
"Semakin tinggi posisi, semakin besar tantangan. Terpaan akan semakin kuat. Maka ketika kita merasa goyah, jangan berpegang pada jabatan, tetapi berpeganglah pada aturan," tutur Dian.
Dian menegaskan bahwa birokrasi saat ini dituntut untuk bergerak cepat, adaptif, serta mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. Baginya, indikator keberhasilan tidak lagi terbatas pada pemenuhan program dan regulasi, melainkan sejauh mana manfaatnya dirasakan langsung oleh publik.
Dalam konteks tersebut, Dian mendorong seluruh pejabat untuk melahirkan inovasi dan terobosan. Ia meminta para pejabat meninggalkan pola kerja lama yang stagnan serta berani mengambil langkah strategis yang berdampak positif bagi daerah.
Sebagai bentuk pengawasan, kinerja para pejabat akan dievaluasi secara berkala menggunakan indikator yang terukur. Kedisiplinan, konsistensi, serta capaian nyata menjadi parameter utama dalam mengemban amanah jabatan tersebut.
Ia juga menekankan pentingnya keteladanan dalam kepemimpinan. Menurutnya, seorang pemimpin tidak hanya dinilai dari retorika atau kata-kata, tetapi juga melalui integritas sikap dan tindakan nyata yang dapat diteladani.
Menutup sambutannya, Dian mengajak seluruh pejabat yang dilantik untuk bekerja dengan hati yang bersih, keterbukaan pikiran, serta semangat pengabdian yang tinggi kepada negara.
"Jejak seorang pejabat tidak ditentukan oleh jabatannya, tetapi oleh karya dan manfaat yang ditinggalkan. Pengabdian itulah yang akan dikenang oleh masyarakat," pungkas Dian.
Terdapat empat Kepala Dinas yang dilantik di basecamp pendakian Cadas Poleng, yakni Tatiek Ratna Mustika, S.Sos., M.T. sebagai Kepala Dinas Sosial, serta Aries Susandi, S.T., M.Si. sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan.
Selanjutnya, Rangga Apriatna, S.STP., M.AP. dilantik sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta H. Apip Ropi'i, Ners., S.Sos., S.KM., M.M.Kes. sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak.
Selain itu, dilakukan pula pengangkatan pejabat administrator dan pengawas di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil berdasarkan Keputusan Kementerian Dalam Negeri. Pejabat tersebut meliputi Didi Ahyana, S.Sos. sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan, Agha Adhinugraha, S.Sos., M.Si. sebagai Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan, serta Denni Abdurahim, S.E. sebagai Kepala Subbagian Keuangan.
