Sanca 'Raksasa' 15 Kilo Teror Lapas Kuningan di Tengah Malam

Sanca 'Raksasa' 15 Kilo Teror Lapas Kuningan di Tengah Malam

Fahmi Labibinajib - detikJabar
Senin, 13 Apr 2026 10:18 WIB
Evakuasi sanca raksasa di Lapas Kuningan
Evakuasi sanca raksasa di Lapas Kuningan (Foto: Istimewa)
Kuningan -

Malam yang semula tenang di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan mendadak berubah tegang. Bukan karena keributan antar penghuni, melainkan kemunculan tamu tak diundang yang mengancam keselamatan.

Seekor ular sanca batik sepanjang sekitar tiga meter dengan bobot mencapai 15 kilogram diketahui menyelinap ke dalam area lapas di Jalan Siliwangi, Kelurahan Purwawinangun, Kecamatan Kuningan.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu malam (12/4) sekitar pukul 23.45 WIB. Suasana hening mendadak pecah ketika seorang warga binaan melihat pergerakan mencurigakan di bagian atap musala. Bayangan panjang tampak meliuk di antara genteng, memicu kepanikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala Keamanan Lapas, Doni Ari Setiawan, yang menerima laporan tersebut langsung mengambil tindakan cepat. Demi menghindari risiko bagi penghuni dan petugas, pihak lapas segera menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk melakukan evakuasi.

ADVERTISEMENT

"Menurut keterangan Kepala Keamanan Lapas Kelas IIA Kuningan bahwa sekitar pukul 23.45 WIB menerima laporan dari seorang warga binaan adanya ular jenis Sanca yang sedang berada di atas genteng musala Lapas. Menindaklanjuti laporan tersebut, pelapor langsung menghubungi call center UPT Pemadam Kebakaran Satpol Kuningan meminta bantuan untuk mengevakuasi ular tersebut," tutur Kepala UPT Damkar Kuningan, Andri Arga Kusuma, Senin (13/4/2026).

Empat personel Damkar pun segera diterjunkan ke lokasi. Setibanya di lapangan, petugas mendapati ular tersebut berusaha bersembunyi dengan merayap masuk ke celah sempit di bawah genteng musala. Posisi di ketinggian serta ruang gerak yang terbatas membuat proses evakuasi menjadi cukup menantang.

Petugas harus berjibaku selama sekitar 35 menit, memanjat dan merayap di area atap demi menjangkau posisi ular. Setelah upaya yang tidak mudah, ular sanca batik itu akhirnya berhasil ditarik keluar dan diamankan. Diduga, satwa tersebut berasal dari area kebun rimbun di sekitar lapas.

"Hambatannya karena posisi ular berada di atap lalu masuk ke bawah genteng atau para musala sehingga petugas mengalami kesulitan dalam proses penangkapan ular tersebut. Ularnya jenis Sanca dengan panjang sekitar 3 meter dan berat 15 kilogram yang berasal dari kebun sekitar lapas. Selesai dievakuasi sekitar pukul 00.35 WIB," pungkas Arga.

Pasca kejadian tersebut, Damkar Kuningan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kemunculan satwa liar, terutama saat cuaca ekstrem. Warga juga disarankan menjaga kebersihan lingkungan, menutup celah yang berpotensi menjadi akses masuk, serta segera menghubungi petugas jika menemukan situasi serupa demi keamanan bersama.




(dir/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads