Hucap Ma Iroh, Kuliner Legendaris Kuningan yang Bertahan 3 Generasi

Hucap Ma Iroh, Kuliner Legendaris Kuningan yang Bertahan 3 Generasi

Fahmi Labibinajib - detikJabar
Sabtu, 11 Apr 2026 11:30 WIB
Hucap Ma Iroh Kuningan
Hucap Ma Iroh Kuningan (Foto: Fahmi Labibinajib/detikJabar)
Kuningan -

Di Kabupaten Kuningan, terdapat satu kuliner legendaris yang tetap eksis lintas zaman, yakni Kupat Tahu atau yang lebih dikenal sebagai Hucap. Salah satu yang paling terkenal adalah Kupat Tahu Top Ma Iroh.

Usaha ini telah bertahan selama tiga generasi sejak dirintis pada era 1980-an oleh Ibu Iroh. Awalnya, dagangan ini berlokasi di kawasan Plaza Kuningan sebelum akhirnya menetap di Jalan Dewi Sartika sejak tahun 2003.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Husein (60), salah satu pengelola sekaligus kerabat keluarga pendiri, menjelaskan bahwa usaha ini terus dijaga keberlangsungannya oleh keluarga.

"Ibu Iroh yang pertama merintis, lalu dilanjutkan Pak Haji Ang, dan sekarang anaknya Bu Ang. Saya sendiri masih keluarga, jadi ikut membantu," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Meski sekilas mirip ketoprak, Hucap memiliki ciri khas tersendiri. Komposisinya lebih sederhana, hanya terdiri dari kupat (ketupat), tahu, sambal kacang, dan kecap manis-tanpa tambahan sayuran maupun kerupuk.

Gucap Ma Iroh KuninganGucap Ma Iroh Kuningan Foto: Fahmi Labibinajib/detikJabar

Keunikan lainnya terletak pada bahan baku. Kupat yang digunakan memiliki warna kecokelatan, ukuran lebih kecil, serta tekstur yang lebih tahan lama dibanding ketupat pada umumnya.

"Kupatnya dari pembuat yang sudah turun-temurun juga. Rasanya beda, bisa tahan sampai dua hari. Kalau pakai yang lain, pembeli kurang suka," jelas Husein.

Dalam penyajiannya, kupat dan tahu dipotong kecil-kecil, lalu disiram sambal kacang kental dan kecap. Perpaduan ini menghasilkan cita rasa manis dan gurih yang khas, dengan tekstur lembut dan kenyal yang menyatu di setiap suapan.

Satu porsi Hucap Ma Iroh dijual seharga Rp17.000, sementara setengah porsi Rp12.000. Dalam kondisi ramai, kedai ini mampu menjual hingga 200-300 porsi per hari dengan omzet mencapai jutaan rupiah.

Gucap Ma Iroh KuninganGucap Ma Iroh Kuningan Foto: Fahmi Labibinajib/detikJabar

Meski sempat terpukul saat pandemi COVID-19 hingga harus tutup sementara selama 40 hari, kini usaha tersebut kembali bangkit dan ramai pembeli sejak 2021.

Bagi pecinta kuliner tradisional, Hucap Ma Iroh bisa menjadi pilihan. Kedai ini buka setiap hari mulai pukul 07.30 hingga 18.00 WIB di Jalan Dewi Sartika, Kuningan.




(dir/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads