Teror Ular Sanca di Kuningan, Diduga Lahap 2 Ekor Ayam Warga

Fahmi Labibinajib - detikJabar
Sabtu, 29 Nov 2025 13:30 WIB
Petugas Damkar Kuningan saat mengevakuasi ular sanca yang duduga melahap ayam. (Foto: Istimewa)
Kuningan -

Seekor ular sanca batik menggegerkan warga Desa Gunung Keling, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, setelah memangsa dua ekor ayam kampung milik seorang warga. Ular tersebut akhirnya berhasil dievakuasi oleh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kuningan pada Jumat (28/11).

Peristiwa ini bermula ketika pemilik ayam, Nanan (64), tengah memberi pakan ternaknya di kandang yang berada tidak jauh dari rumahnya sekitar pukul 14.00 WIB. Usai selesai, ia menyadari jumlah ayamnya berkurang dua ekor.

Pencarian dilakukan ke seluruh sudut kandang, namun bukan ayam yang ditemukan, melainkan seekor ular sanca batik yang melingkar di salah satu sudut.

Menduga ular itulah yang memakan ayam-ayamnya, Nanan segera meminta bantuan saudaranya, Pandi, untuk menghubungi petugas Damkar.

"Setelah selesai memberi makan, terlihat 2 ekor ayam tidak ada di kandang tersebut, kemudian berusaha dicari tetap tidak ditemukan bahkan yang terlihat seekor ular jenis Sanca Batik yang telah memakan 2 ekor ayam itu. Karena takut membahayakan dan memakan ayam ternaknya lagi Nanan menyuruh saudaranya (Pandi) untuk melaporkan keberadaan ular itu ke call center kantor UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kuningan," tutur Arga, Sabtu (29/11/2025).

Menerima laporan tersebut, Damkar Kuningan menurunkan empat petugas ke lokasi. Proses evakuasi berjalan relatif cepat karena kondisi ular sedang kekenyangan, sehingga tidak agresif dan mudah ditangkap. Evakuasi berlangsung sekitar 12 menit dan selesai sekitar pukul 14.45 WIB.

Setelah diamankan, ular tersebut diketahui memiliki panjang sekitar tiga meter. Petugas memperkirakan ular itu berasal dari area kebun cengkeh yang berada di sekitar kandang.

"Ular panjangnya kurang lebih 3 meter. Berasal dari sekitaran kandang ada kebun cengkeh, Alhamdulillah waktu evakuasi tidak mengalami kesulitan karena ular sedang kekenyangan karena sudah makan ternak serta berada di tempat yang mudah untuk dievakuasi," jelas Arga.

Damkar Kuningan juga mengimbau warga agar tetap waspada terhadap kemunculan satwa liar, terutama di area permukiman dekat kebun atau lahan kosong. Warga diharapkan rutin membersihkan lingkungan sekitar, menutup celah atau lubang yang berpotensi menjadi akses masuk ular, serta menggunakan wewangian beraroma kuat untuk mencegah kehadiran reptil tersebut.



Simak Video "Video: Momen Ular Sanca Nongol dari Bodi Bus TransJakarta"

(dir/dir)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork