Implementasi Toleransi Ala Warga Kampung Adat Cireundeu

Whisnu Pradana - detikJabar
Selasa, 24 Feb 2026 04:31 WIB
Suasana Kampung Cireundeu Cimahi (Foto: Whisnu Pradana/detikJabar).
Cimahi -

Kota Cimahi menjadi wajah nyata bagaimana toleransi dijalankan oleh umat beragama. Kota di pinggiran ibu kota Jawa Barat itu merupakan manifestasi keberagaman Tanah Air dalam satu wadah kecil.

Tak cuma penganut agama Islam sebagai mayoritas, di Cimahi juga ada penganut agama Kristen, Hindu, hingga penghayat kepercayaan seperti Sunda Wiwitan yang penganutnya bermukim di Kampung Adat Cireundeu, Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan.

Penghayat kepercayaan yang mengedepankan hubungan antara manusia dengan Sang Pencipta melalui keselarasan hubungan dengan alam itu berjumlah sekitar 300 jiwa. Beberapa di antaranya memutuskan berpindah keyakinan karena berbagai alasan.

Di bulan Ramadan 1447 Hijriah ini misalnya, menjadi momen untuk semakin menunjukkan potret toleransi antarumat beragama. Ketika umat Muslim berpuasa, mereka yang tidak menjalankan ritual keagamaan tersebut tetap menghormati.

"Di kami (Kampung Adat Cireundeu) berjalan baik, kami saling menghormati satu ajaran dengan ajaran agama yang lainnya. Jadi masyarakat adat di sini meskipun tidak puasa, tapi menjaga etika dan menghormati yang puasa," kata Ais Pangampih Kampung Adat Cireundeu, Abah Widi saat ditemui, Senin (23/2/2026).

Simak Video "Video Mendikdasmen Bicara Kunci Jalin Toleransi: Perkuat 3H"


(mso/mso)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork