Menengok Sakralnya Pencucian 7 Benda Pusaka Sumedang Larang

Menengok Sakralnya Pencucian 7 Benda Pusaka Sumedang Larang

Nur Azis - detikJabar
Selasa, 27 Sep 2022 20:30 WIB
Karaton Sumedang Larang.
Karaton Sumedang Larang (Foto: Nur Azis/detikJabar).
Sumedang -

Karaton Sumedang Larang menggelar acara kirab serta helaran benda-benda pusaka, Selasa (27/9/2022). Salah satu kegiatannya yakni mencuci 7 senjata pusaka peninggalan Kerajaan Sumedang Larang.

Kegiatan ini menjadi rangkaian acara dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw hingga 7 Oktober 2022 mendatang.

Dalam acara tersebut, sejumlah benda pusaka diarak mengelilingi Alun-alun Sumedang. Kegiatan ini diikuti oleh ribuan orang baik dari keluarga besar keturunan dari Sumedang Larang, tamu undangan, beserta tokoh dan warga masyarakat.


Nonoman Karaton Sumedang Larang (KSL) yang juga Ketua Pengurus Yayasan Nazhir Wakaf Pangeran Sumedang (YNWPS) Rd. Lucky Djohari Soemawilaga mengatakan kegiatan yang digelar hari ini merupakan bagian dari rangkaian acara dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw.

Dalam kegiatan hari ini, lanjut Lucky, yakni kegiatan kirab dan jamasan (memandikan, mensucikan, membersihkan, merawat dan memelihara) benda-benda pusaka.

"Hari ini mencuci 7 pusaka inti dari pusaka-pusaka peninggalan Karaton Sumedang," terangnya.

Lucky menyebutkan ketujuh benda pusaka itu di antaranya, Pedang Kimastak milik Prabu Tadjimalela, Keris Ki Dukun milik Prabu Gajah Agung, Keris Panunggul Naga milik Prabu Geusan Ulun, Keris Nagasastra Pertama milik Panembahan Sumedang dan Keris Nagasastra kedua milik Pangeran Kornel.

"Dan satu lagi Duhung atau Badik Curuk Aul, Senjata ini milik kandaga lante Kerajaan Padjadjaran bernama Jaya Perkasa," terangnya.

Lucky melanjutkan, pencucian pusaka-pusaka ini akan berlanjut hingga tanggal 7 Oktober 2022.

"Besok sampai tanggal 7 Oktober akan dilaksanakan mencuci pusaka-pusaka lainnya yang ada di Karaton Sumedang Larang, jadi pencucian kurang lebih 11 hari karena pusaka-pusaka ini lebih dari seribu jumlahnya," paparnya.

Lucky mengatakan acara kirab dan helaran pusaka kali ini dihadiri oleh keluarga besar Karaton Sumedang Larang beserta tokoh dan warga masyarakat.

"Wargi-wargi yang hadir ini datang dari Bogor, Jakarta, Tangerang, Tasikmalaya, Ciamis dan ada juga yang datang dari Singapura serta tokoh dan warga masyarakat," paparnya.

Sebelumnya acara bertajuk Suguh Ageung Genjringan terlebih dulu digelar sebagai acara pembuka pada Senin (26/9/2022). Acara ini akan berlanjut hingga 7 Oktober 2022 mendatang.

(mso/mso)