Sempat Koma, Korban Tragedi Angkot Sumedang Meninggal Dunia

Sempat Koma, Korban Tragedi Angkot Sumedang Meninggal Dunia

Nur Azis - detikJabar
Senin, 26 Sep 2022 19:43 WIB
Garis polisi, police line. Rachman Haryanto /ilustrasi/detikfoto
Ilustrasi (Foto: Rachman Haryanto)
Sumedang -

Lisnawati, korban dalam peristiwa penodongan wanita berpisau di dalam angkutan kota (angkot) di Sumedang meninggal dunia setelah lima hari dalam keadaan koma.

Hal itu dibenarkan oleh Humas RSUD Sumedang, Rudianto kepada detikjabar, Senin (26/9/2022) malam. "Iya benar ibu Lisna menghembuskan nafas terakhirnya tadi sekitar pukul 17.29 WIB," terangnya.

Jenazah mendiang telah diantarkan ke rumah duka sekitar pukul 19.00 WIB. "Sudah dibawa ke rumah duka tadi sekitar jam 7.00 malam," ujarnya.


Sebelumnya, korban lama tidak sadarkan diri sejak peristiwa itu terjadi. Korban dirawat secara intensif di RSUD Sumedang. "Korban Lisnawati sebelumnya dirawat di ruang ICU dengan dipasangi alat ventilator dan tidak sadarkan diri," papar Rudi.

Rudi menyebut, berdasarkan hasil rontgen di bagian kepala, korban mengalami pendarahan di bagian dalam selaput otak. "Kalau secara kasat mata, pada korban terdapat benjolan lima centimeter di bagian atas telinga kanan dan luka lecet di bagian lutut kanan," terangnya.

Sekadar diketahui, insiden penyerangan itu sendiri terjadi di Jalan Raya Sumedang-Cirebon atau tepatnya di sekitar SMAN 1 Tanjungsari, Kamis (22/9/2022).

Dalam peristiwa itu menyebabkan 3 orang menjadi korban, diantaranya Rika Mulyani, Lisnawati bersama anaknya bernama Raka yang masih berusia 2 tahun. Korban Rika meninggal dunia, sementara anak dari Lisnawati mengalami luka ringan dan sudah di bawa pulang ke rumahnya.

Sementara itu, pihak kepolisian masih menunggu hasil tes kejiwaan perempuan yang menyerang di dalam angkutan kota di Sumedang masih berlangsung. "Pelaku saat ini dilakukan pemeriksaan di Rumah Sakit Cisarua, hasil observasi itu baru keluar minimal 14 hari kedepan, dilihat dari prilaku disana," katanya, Jumat (23/9/2022).

(iqk/iqk)