Keren! Penyandang Disabilitas di Bandung Bikin Kerajinan dari Bambu

Keren! Penyandang Disabilitas di Bandung Bikin Kerajinan dari Bambu

Whisnu Pradana - detikJabar
Kamis, 22 Sep 2022 03:30 WIB
Disabilitas Bandung Barat saat membuat produk berbahan bambu
Disabilitas Bandung Barat saat membuat produk berbahan bambu (Foto: Istimewa)
Bandung Barat -

Kondisi fisik yang tak seperti orang pada umumnya tak membuat para penyandang disabilitas di Kabupaten Bandung Barat (KBB) meratapi hidup tanpa banyak berbuat.

Mereka justru mampu mematahkan stigma negatif jika para penyandang disabilitas hanya menjadi beban. Buktinya kala mereka bisa menghasilkan kerajinan tangan berkualitas.

Kepala Dinas Sosial KBB Sri Dustirawati mengatakan, para penyandang disabilitas tersebut punya kemampuan dalam membuat craft atau produk kerajinan berbahan bambu yang potensinya bisa berkembang.


"Mereka (disabilitas) punya potensi, dan itu juga bisa membuat mereka mandiri untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari karena produk mereka laku keras di pasaran," ungkap Sri kepada wartawan, Rabu (21/9/2022).

Produk kerajinan karya dari 20 orang penyandang disabilitas di Bandung Barat itu di antaranya gelas, botol minuman, tempat makanan, dan lain-lain. Dari semua produk mereka itu semuanya menggunakan bahan baku bambu.

"Kita sepakat menggunakan instruktur yang bergerak di bidang yang sama juga namanya Pirage Awi. Produknya sudah ekspor juga jadi bisa membantu buka jaringan," kata Sri.

Pihaknya juga sudah membentuk program planet kreatif disabilitas melalui pelatihan Bamboo Art yang berkolaborasi dengan BUMD dan BUMN yang ada di Bandung Barat sebagai langkah meningkatkan mutu dan daya jual produk.

"Alhamdulillah ada yang membantu dari sisi instruktur agar keterampilan mereka meningkat. Mereka juga memberi bahan baku, serta memfasilitasi pameran, mengelola manajemen sistem wirausaha, dan manajemen keuangan," kata Sri.

Menurutnya, upaya tersebut dilakukan supaya produk hasil karya dari penyandang disabilitas ini tidak sampai terbengkalai karena sulit dipasarkan, padahal karyanya sangat menjanjikan.

"Jadi, kita membangun network supaya mereka enggak buntu, tapi mudah-mudahan bisa berkelanjutan mulai dari produksinya, hingga jaringan promosi," ujar Sri.

Pemberdayaan disabilitas yang ada di Bandung Barat juga sebagai langkah mengurangi pengangguran dan pemulihan ekonomi yang sempat terpuruk pascapandemi COVID-19 dua tahun sejak 2020.

"Itu sebagai upaya untuk pemulihan perekonomian karena selama ini Bandung Barat ini salah satu wilayah yang masuk kategori kemiskinan ekstrem di Jawa Barat," kata Sri.



Simak Video "Mengenal Tas Jamuan, Karya Tangan dari Jagoi Babang"
[Gambas:Video 20detik]
(dir/dir)