Grok Mendadak 'Ngelantur', Warganet X Dibuat Kebingungan

Grok Mendadak 'Ngelantur', Warganet X Dibuat Kebingungan

detikINET - detikJabar
Rabu, 26 Agu 2026 14:00 WIB
Dunia Hari Ini: Indonesia Membuka Kembali Akses Grok
Logo Grok. Foto: ABC Australia
Jakarta -

Chatbot kecerdasan buatan (AI) Grok mendadak menghasilkan jawaban 'ngelantur'. Jawab rangkaian katanya sulit dipahami. Kondisi tersebut membuat sejumlah pengguna X kebingungan dengan sistem AI milik Elon Musk itu.

Melansir Independent, Rabu (26/8/2026), sejumlah pengguna mengaku heran karena mereka hanya mengajukan pertanyaan biasa kepada Grok. Namun, chatbot tersebut justru memberikan respons yang tidak lazim dan sulit dimengerti.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Desain skala aplikasi dengan hal itu dan untuk kuda Anda," demikian pesan sistem kepada seorang pengguna, menurut laporan di Reddit.

"Untuk mempertimbangkan data terbaik berkali-kali, hal itu menuju masalah merah terkait plastik yang melambat," ujar Grok kepada pengguna lain.

ADVERTISEMENT

Melalui akun X resminya, Grok menjelaskan bahwa respons aneh tersebut muncul akibat gangguan sementara dalam proses pembuatan teks.

Pengembang Grok, xAI, menyebut kondisi tersebut sebagai gangguan yang jarang terjadi dan berlangsung sementara.

"Mulailah percakapan baru atau buat ulang respons -- biasanya masalah itu langsung teratasi. Mohon maaf atas kata-kata yang tidak jelas itu," tutur xAI.

Grok Terintegrasi dengan X

xAI mengembangkan Grok sebagai chatbot kecerdasan buatan. Perusahaan yang berdiri pada 2023 itu mengintegrasikan Grok ke dalam jejaring sosial X sehingga pengguna dapat berinteraksi dengan chatbot melalui unggahan.

Selain terintegrasi dengan X, Grok juga tersedia melalui situs web tersendiri.

Sejak meluncur sebagai pesaing chatbot lain, Grok menghadapi sejumlah kontroversi. Sistem tersebut hadir dengan batasan yang secara eksplisit lebih longgar dibandingkan chatbot seperti ChatGPT milik OpenAI dan Claude milik Anthropic.

Grok sebelumnya juga menghadapi sorotan setelah sistem tersebut kedapatan memuji Adolf Hitler. Selain itu, pengguna pernah memanfaatkan Grok untuk membuat gambar anak-anak yang bermuatan seksual.

xAI awalnya berdiri sebagai perusahaan kecerdasan buatan yang terpisah dari X. Perusahaan tersebut kemudian menjadi bagian dari ekosistem bisnis Elon Musk.

Awal tahun ini, SpaceX mengakuisisi xAI menjelang rencana penawaran umum perdana (IPO) gabungan kedua perusahaan pada musim panas ini.

Langkah tersebut turut mengubah posisi Elon Musk dalam jajaran orang terkaya dunia dan menjadikannya triliuner pertama di dunia.

Baca berita selengkapnya di detikINET.

(ask/sud)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads