Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan kabar baik untuk publik. Indonesia dipastikan telah melewati masa kritis pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sempat terancam akibat memanasnya tensi geopolitik di Timur Tengah.
Sebelumnya, konflik bersenjata antara Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel sempat memicu kekhawatiran hebat. Pasokan energi dunia terganggu dan harganya melonjak drastis, terutama setelah Iran sempat menutup Selat Hormuz yang merupakan urat nadi logistik energi internasional.
"Saya ingin menyampaikan bahwa masa kritis kita terhadap dinamika global untuk BBM, alhamdulillah kita sudah lewat," ujar Bahlil saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2026).
Bahlil menegaskan bahwa saat ini stok energi nasional dalam posisi aman terkendali. Ia merinci, cadangan BBM nasional kini berada di atas batas minimal dengan ketahanan lebih dari 20 hari. Begitu pula dengan stok LPG yang masih terjaga stabil untuk kebutuhan di atas 10 hari.
Simak Video "Video: Selat Hormuz Ditutup, RI Pilih Impor Minyak dari AS"
(mso/mso)