Jerit Nelayan Cianjur gegara Hasil Tangkapan Turun Drastis

Jerit Nelayan Cianjur gegara Hasil Tangkapan Turun Drastis

Ikbal Selamet - detikJabar
Rabu, 26 Okt 2022 23:00 WIB
Aktivitas nelayan di Pantai Jayanti.
Aktivitas nelayan di Pantai Jayanti. (Foto: Ikbal Selamet/detikJabar)
Cianjur -

Nelayan pantai selatan Cianjur, Jawa Barat minim tangkapan akibat cuaca buruk. Jika biasanya mereka bisa membawa satu kuintal ikan dalam semalam, kini jumlah tangkapan hanya sekitar 30 kilogram.

Koordinator Nelayan Jayanti Agus Bambang Irawan mengatakan nelayan di pantai selatan Cianjur, terutama di kawasan Jayanti saat ini tidak khawatir dengan adanya gelombang tinggi. Sebab bulan ini hingga November mendatang, gelombang biasanya masih normal.

"Untuk di pantai selatan Cianjur, gelombang tinggi biasanya terjadi di bulan 6, 7, dan 8. Kemudian di akhir dan awal tahun atau di bulan 12, 1 dan 2. Biasanya di bulan-bulan itu gelombang mencapai 4 meter. Kalau sekarang normal hanya 1,5 meter hingga 2 meter," kata Agus, Rabu (26/10/2022).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, Agus mengatakan para nelayan saat ini dibuat sulit dengan cuaca buruk. Hujan deras turun hampir setiap saat, terutama malam hari.

Menurutnya hujan membuat nelayan tidak bisa menangkap ikan dengan maksimal. Akibatnya dari yang semula tangkapan bisa satu kuintal per malam, kini paling banyak hanya 30 kilogram.

ADVERTISEMENT

"Tangkapan nelayan turun 70 persen. Karena kan tidak bisa menjala atau memancing ketika di tengah laut karena hujan deras. Padahal saat ini sedang musim ikan layur dan jambal roti," kata dia.

Meski begitu, lanjut Agus, sekitar 1.380 nelayan di Jayanti tetap melaut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Mereka tetap berusaha sambil berharap mendapat tangkapan melimpah.

"Daripada tidak sama sekali, karena kan di bulan-bulan sebelumnya mereka tidak bisa melaut karena gelombang tinggi. Makanya walaupun hujan dan tangkapan sedikit, yang penting ada tangkapan serta penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga," pungkasnya.

(orb/orb)


Hide Ads