2 Juta Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan Selama Program Pemutihan Denda

2 Juta Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan Selama Program Pemutihan Denda

Tim detikJabar - detikJabar
Selasa, 27 Sep 2022 23:20 WIB
ilustrasi Pajak Kendaraan Bermotor
ilustrasi Pajak Kendaraan Bermotor (Foto: Shutterstock/)
Bandung -

Program pemutihan pajak kendaraan bermotor yang berlangsung selama dua bulan mendapat animo besar dari warga Jabar. Geliat warga membayar pajak pun meningkat.

Berdasarkan catatan Bapenda Jabar, total ada 2.276 juta wajib pajak memanfaatkan program tersebut untuk membayar pajak di periode Juli-Agustus 2022. Pemutihan pajak itu di antaranya bebas denda pajak motor(PKB) termasuk bebas biaya balik nama kendaraan bermotor (BBNKB).

Kepala Bapenda Jabar Dedi Taufik mengatakan efek kebijakan pemutihan pajak kendaraan mampu menaikkan jumlah penerimaan pajak kendaraan harian dengan rata-rata yang asalnya Rp 28.325 miliar menjadi Rp 40.413 miliar atau sebesar 42.67 persen.


"Dengan tambahan penerimaan sebesar Rp 604 miliar selama program pemutihan. Tapi yang paling penting, kesadaran membayar pajak meningkat karena disambut positif dan tujuan kami meringankan masyarakat bisa terasa," ujar Dedi dalam keterangannya, Selasa (27/9/2022).

Selain itu, ada kenaikan jumlah rata-rata harian kendaraan bermotor yang membayar pajak kendaraan bermotor dari 34.136 KBM menjadi 45.367 KBM atau naik sebesar 33 persen.

Secara rinci, diskon PKB dimanfaatkan oleh 968.539 wajib pajak, denda PKB 994.333 wajib pajak, tunggakan ke-5 16.309 wajib pajak, diskon BBNKB-I 154.853 wajib pajak dan bebas BBNKB-II 161.422 wajib pajak.

Alhasil, relaksasi yang diberikan kepada masyarakat melalui diskon PKB sebesar Rp 16 miliar,bebas denda PKB senilai Rp 273 miliar, bebas tunggakan ke-5 Rp 7 miliar, diskon BBNKB-1 Rp 24 miliar dan bebas BBNKB-II Rp 83 miliar.

Total kumulatif keringanan yang diberikan oleh pemerintah provinsi dalam pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama selama 2 bulan program sebesar Rp 403 miliar. Pihaknya berharap, program tersebut mampu mengurangi beban masyarakat saat ini pasca terdampak pandemi COVID-19.

Kebijakan ini diketahui tertuang dalam Keputusan Gubernur Nomor 970/Kep.324-Bapenda/2022 tentang Program Pengurangan dan Pembebasan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor dalam Masa Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi COVID-19.

"Ini sebagai bentuk perhatian kepada seluruh masyarakat di Jawa Barat dalam rangka mendukung program pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19 dengan memberikan pembebasan denda, bebas BBNKB II, bebas tunggakan PKB tahun ke-5, diskon pajak dan diskon BBNKB I," tutur Dedi.



Simak Video "Ingat! DKI Jakarta Punya Program Pemutihan Pajak Kendaraan"
[Gambas:Video 20detik]
(dir/dir)