Empat Hari Digelar, Transaksi Pasar Murah di Bandung Capai Rp 408 Juta

Empat Hari Digelar, Transaksi Pasar Murah di Bandung Capai Rp 408 Juta

Sudirman Wamad - detikJabar
Selasa, 27 Sep 2022 17:59 WIB
Ilustrasi uang rupiah
Foto: Getty Images/iStockphoto/Squirescape
Bandung -

Pemkot Bandung melaksanakan pasar murah untuk mencegah dampak inflasi akibat kenaikan harga BBM. Transaksi pasar murah yang dilakukan di 12 titik mencapai Rp 408 juta.

Kepala Disdagin Kota Bandung Elly Wasliah mengatakan pasar murah sudah digelar selama empat hari di 12 titik atau kecamatan di Kota Bandung.

"Totalnya itu Rp 408 juta, angka penjualanya," kata Elly di Balai Kota Bandung, Selasa (27/9/2022).


Elly mengaku saat ini fokus menyelesaikan pelaksanaan pasa murah di 30 kecamatan. Pekan ini rencananya digelar di enam titik. Selebihnya akan dilanjut beberapa pekan ke depan.

"Semua komoditas diminati warga. Karena ada selisih harga," katanya.

"Kami menjual dengan selisih harga yang cukup jauh. Telur ayam di kisaran harga Rp 27 hingga 28 ribu jika ditemui di pasar. Di pasar murah harganya Rp 24 ribu," kata Elly menambahkan.

Pasar murah mulai digelar sejak 19 September 2022 hingga 10 Oktober 2022. Selanjutnya, akan ada evaluasi terkait penyelenggaraannya, yang salah satunya meliputi keberhasilan pasar murah sebagai solusi dalam mengantisipasi potensi kenaikan harga bahan pokok di Kota Bandung.

"Kami akan selesaikan dulu 30 titik, setelah itu baru kita evaluasi," ucap Elly.

Ia juga meyakini pasar murah yang digelar di 30 Kecamatan ini sebagai solusi yang menekan kenaikan harga bahan pokok. Berdasarkan data yang disampaikannya, hampir seluruh bahan kebutuhan pokok mengalami penurunan atau berada di harga yang stabil.



Simak Video "Jokowi Sentil Daerah yang Inflasinya Tinggi: Hati-hati!"
[Gambas:Video 20detik]
(sud/dir)