Hore! Nelayan Indramayu Kini Punya Gudang Beku Berkapasitas 300 Ton

Jihaan Khoirunnisaa - detikJabar
Sabtu, 13 Agu 2022 10:18 WIB
Pemkab Indramayu
Foto: dok. Pemkab Indramayu
Jakarta -

Menteri Kelautan dan Perikanan (Menteri KP RI) Sakti Wahyu Trenggono didampingi Bupati Indramayu Nina Agustina Da'i Bachtiar meresmikan cold storage atau gudang beku di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Karangsong Indramayu. Cold storage berkapasitas 300 ton tersebut menjadi usulan Pemerintah Kabupaten Indramayu yang direalisasikan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Cold storage ini diharapkan dapat memfasilitasi pembekuan dan penyimpanan produk perikanan guna mendukung rantai dingin yang mampu menjaga mutu dan meningkatkan nilai tambah serta menunjang kelancaran distribusi, kestabilan harga dan jaminan ketersediaan produk perikanan.

Bupati Indramayu Nina Agustina mengapresiasi bantuan gudang beku dari KKP. Menurutnya gudang beku sangat dibutuhkan, mengingat Indramayu memiliki potensi pengelolaan sumber perikanan yang sangat besar.


"Begitu pula ragam ekonomi sektor kelautan dan perikanannya cukup lengkap mulai usaha perikanan tangkap, perikanan budidaya, penggaraman rakyat dan pengolahan hasil perikanan," katanya dalam keterangan tertulis, Sabtu (13/8/2022).


Nina menjelaskan Kabupaten Indramayu berkontribusi sebanyak 34,8% produksi perikanan di Jawa Barat dan ini menjadi yang terbesar dari daerah lain di Jawa Barat.

"Kami pun mendapatkan apresiasi dari pemerintah Provinsi Jawa Barat atas capaian kontribusi ini. Alhamdulillah dengan adanya gudang beku ini diharapkan mampu menampung hasil tangkap ikan nelayan," jelasnya.

Diungkapkannya, keberadaan gudang beku di Karangsong yang memiliki kapasitas 300 ton menjadi yang terbesar di Kabupaten Indramayu. Dia berharap keberadaannya bisa menjaga kualitas mutu hasil tangkapan dan berperan sebagai tempat penyedia stok ikan per musim. Sekaligus menjadikan upaya penerapan tenaga kerja dan peningkatan skala usaha nelayan serta olahan pemasaran hasil perikanan.

"Sebelumnya terdapat cold storage 150 ton, ditambah 300 ton sehingga totalnya ada 450 ton. Oleh karena itu saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri Kelautan dan Perikanan atas bantuan yang telah diberikan untuk kemajuan bidang perikanan di Kabupaten Indramayu," ungkapnya.


Pada peresmian yang berlangsung Jumat (12/8) kemarin, Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono mengatakan keberadaan cold storage kapasitas 300 Ton di TPI Karangsong Indramayu ini mampu memberikan fungsi sebagai pusat distribusi dan tempat konsolidasi produk perikanan. Sehingga diharapkan dapat mendukung tenaga kerja lokal yang pada akhirnya membangkitkan ekonomi masyarakat sekitar, khususnya para nelayan.

"Jadi di sini dibangun cold storage kapasitas 300 ton, sehingga kita tetap optimis perolehan pendapatan perikanan di Indonesia khususnya di Indramayu bisa meningkat demi menuju nelayan yang sejahtera," katanya.

Dia berpesan agar para nelayan di Indramayu dapat melaksanakan segala kebijakan atau aturan yang ditetapkan pemerintah, karena keberadaan negara tidak akan menyengsarakan masyarakat akan tetapi menyejahterakan masyarakat.

"Saya mohon melalui nelayan di Indramayu ini janganlah kebijakan kita dilawan, sehingga kebijakan kita kebijakan negara sudah pasti untuk kesejahteraan masyarakat nelayan. Saya jamin karena negara akan hadir dengan berbagai macam model dan cara dalam menyejahterakan, nelayan Indramayu salah satunya," tambahnya.

Menurutnya, jika kebijakan tersebut dilaksanakan dengan baik maka potensi perikanan di Kabupaten Indramayu akan meningkat. Salah satunya dengan keberadaan cold storage kapasitas 300 ton yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan.

"Selain lumbung padi nasional dan pangan, di sini juga harus menjadi salah satu sentra perikanan yakni syaratnya infrastruktur perikanannya harus dibereskan. Karena di sini dekat dengan pasar maka tentu saya kira salah satunya cold storage yang dibangun ini," paparnya.

Dia berjanji pemerintah pusat akan berupaya memberikan perhatian kepada kesejahteraan nelayan Indramayu. Pihaknya juga berencana membangun muara besar sebagai pusat mendaratnya nelayan.

"Kita ingin bangun satu muara tapi yang besar, sehingga bagaimana pemerintah daerah menentukan lokasi, saya akan berusaha keras mencari jalan tahun depan dibangun," pungkasnya.



Simak Video "Edhy Prabowo Mau Beli 'Kulkas' Bertenaga Surya Seharga Rp 1 M?"
[Gambas:Video 20detik]
(prf/ega)