Indramayu

Bupati Indramayu Ajak Santri Ponpes Tingkatkan Literasi Digital

Dea Duta Aulia - detikJabar
Rabu, 10 Agu 2022 22:47 WIB
Bupati Indramayu Nina Agustina Dai Bachtiar
Foto: Pemkab Indramayu
Jakarta -

Bupati Indramayu Nina Agustina Da'i Bachtiar membuka pelatihan literasi digital di Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam Al-Qur'ani, Desa Kertawinangun, Kabupaten Indramayu, Selasa (9/8). Acara tersebut merupakan kerja sama antara Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Indramayu dengan Direktorat Jenderal Aplikasi dan Telematika.

"Jadi kita jangan hanya saja main media sosial, tetapi bagaimanapun dengan literasi digital pemanfaatannya untuk digitalisasi modern saat ini," kata Nina dalam keterangan tertulis, Kamis (10/8/2022).

Ia mengatakan dengan adanya literasi digital maka bisa mengantisipasi penyebaran hoax dan ujaran kebencian. Sehingga teknologi digital bisa dimanfaatkan sebaik mungkin.


"Jadi jangan hanya kepo (ingin tahu) Facebook, Instagram apalagi berita hoax. Tetapi dengan adanya literasi digital insya Allah menjaga kekompakan menyambut era digital seperti ini," jelasnya.

Ia berharap dengan adanya literasi digital yang baik maka pemahaman masyarakat untuk bermedia sosial bisa terhindar dari berbagai bentuk kejahatan. "Karena digital sudah ada undang-undang dan jejak digital tidak akan pernah bisa dihapus, sehingga pemanfaatannya perlu dilakukan dengan sebaik mungkin," kata Nina.

Sementara itu, Dirjen Aplikasi dan Telematika Kemkominfo RI Samuel Abrijani mengatakan indeks literasi masyarakat Indonesia masih di angka 3,49 dari skala 5 yang artinya masih kategori sedang belum mencapai kategori baik.

"Angka ini perlu terus dilaksanakan dan yang perlu menjadi tugas bersama untuk membekali masyarakat dengan kemampuan literasi digital untuk selalu siap dalam menghadapi transformasi digital nasional," jelasnya.

Melalui pelatihan literasi digital diharapkan bisa menjadi pedoman bagi masyarakat dalam bermedia sosial dengan baik, bijak, dan produktif.

"Pelatihan literasi digital yang kami berikan berbasis kecakapan digital, budaya digital, etika digital dan semangat digital. Program literasi digital ini pada tahun lalu telah berhasil menjangkau lebih 12 juta masyarakat di seluruh Indonesia," kata Samuel.

Hal senada diungkapkan oleh Ketua PCNU Kabupaten Indramayu KH. Mustofa melalui pelatihan ini diharapkan santri semakin peka terhadap kemunculan dinamika yang terjadi khusus di Kabupaten Indramayu.

Warga Nahdliyin sudah selayaknya untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia kita karena adanya perkembangan zaman apalagi era sekarang 4.0 yang hampir semua lini pekerjaan sudah menggunakan tenaga mesin, sehingga kita harus mempersiapkan diri untuk mengisi pos-pos tersebut," paparnya.

Literasi digital salah satu program yang tentunya sangat membantu warga NU, untuk itu diharapkan para peserta bisa sama-sama belajar dan memanfaatkan momentum seminar untuk kesiapan menghadapi tantangan zaman.

"Kegiatan pelatihan ini memberikan pemahaman dalam upaya mengantisipasi penyalahgunaan teknologi digital, khususnya media sosial seperti penyebaran kebencian, fitnah dan adu domba bahkan berita hoax untuk itu saya mengajak kepada warga Nahdliyin agar bisa sepiawai mungkin dalam menggunakan media sosial agar kita bisa menggunakan media sosial sebagai dakwah dengan benar," tutupnya.



Simak Video "Nicholas Saputra Sambut Baik Program Literasi Digital Kemkominfo"
[Gambas:Video 20detik]
(ncm/ncm)