Menko Luhut Minta Distribusi Migor Diawasi Ketat

Dian Firmansyah - detikJabar
Kamis, 26 Mei 2022 01:30 WIB
Menko Marinves Luhut Binsar Pandjaitan saat meninjau distribusi migor di Purwakarta.
Menko Marinves Luhut Binsar Pandjaitan saat meninjau distribusi migor di Purwakarta. (Foto: Dian Firmansyah/detikJabar)
Purwakarta -

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meninjau gudang distributor minyak goreng curah milik PT Indomarco yang berlokasi di Kawasan Industri Bukit Indah, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Ia datang untuk memastikan ketersediaan minyak memenuhi kebutuhan di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Surabaya.

"Kita butuh 1 hari 10 ribu ton (migor), dari fasilitas ini saja (gudang Indomarco) bisa 5 ribu ton dalam empat hari ke depan. Jadi saya kira tempat galon (wadah untuk migor) sudah tidak ada masalah, kemudian dari Jateng, Semarang, Jatim, tiga area itu akan di-cover," ujar Luhut dilokasi kepada detikJabar, Rabu (25/05/2022).


Luhut juga menekankan kepada pemerintah daerah, Polri, dan TNI agar berkolaborasi memantau jalur distribusi minyak goreng curah hingga ke pasar-pasar tradisional. Jangan sampai ada permainan di dalamnya.

"Saya tidak mau ada permainan dalam distribusi minyak goreng ini. Bupati, kapolres, dan kodim bekerja sama memantau soal minyak goreng ini. Jangan sampai minyak goreng harganya tinggi di pasaran. Saya kira di distributor bisa Rp 13 ribu dan di pasar dijual Rp 14 ribu per kilogram ke masyarakat," ujarnya.

Menko Marinves Luhut Binsar Pandjaitan saat meninjau distribusi migor di Purwakarta.Menko Marinves Luhut Binsar Pandjaitan saat meninjau distribusi migor di Purwakarta. Foto: Dian Firmansyah/detikJabar

Jika ditemukan permainan dalam distribusi minyak goreng curah, kepolisian, TNI, dan pemerintah daerah diminta menindak tegas. Tujuannya agar kejadian seperti itu tidak terus berulang.

"Kalau ada yang nakal, tindak tegas saja, agar jalur distribusi berjalan baik. Saya berharap dua minggu ke depan minyak goreng curah harganya Rp 14 ribu per kilogram sesuai keinginan Presiden," kata dia.

Disinggung berapa banyak kebutuhan minyak goreng di Indonesia, ia menyebut secara nasional mencapai 200 juta liter per bulan. "Maka dari itu distribusinya harus benar-benar dipantau agar kebutuhan masyarakat tercukupi," ujar Luhut.



Simak Video "Momen Anggota DPRD Garut Ngamuk, Gebrak Meja-Banting Mic saat Rapat"
[Gambas:Video 20detik]
(ors/ors)