Dampak PPKM Level 3, Wisatawan ke Kawasan Lembang Turun 70 Persen

Whisnu Pradana - detikJabar
Sabtu, 26 Feb 2022 14:33 WIB
Salah satu tempat wisata di kawasan Lembang
Salah satu tempat wisata di kawasan Lembang. (Foto: Whisnu Pradana)
Bandung -

Sektor pariwisata di Kabupaten Bandung Barat (KBB) khususnya kawasan Lembang terdampak oleh penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 sejak beberapa pekan lalu.

Angka kunjungan wisatawan ke kawasan Lembang misalnya merosot tajam. Apalagi mayoritas wisatawan yang datang ke Lembang kebanyakan berasal dari luar daerah ketimbang Bandung Raya.

"Dari laporan PHRI, sejak PPKM Level 3 diterapkan angka kunjungan wisatawan khususnya ke Lembang turun sampai 70 persen dibandingkan kondisi normal," ungkap Kepala Bidang Pariwisata pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disparbud) Bandung Barar, David Oot kepada wartawan, Sabtu (26/2/2022).



"Jadi dengan pembatasan jam operasional dan carrying capacity juga turut berpengaruh kepada angka kunjungan," kata David.Sektor hotel dan penginapan juga mengalami dampaknya lantaran banyak tamu yang membatalkan pesanan dan jadwal kunjungan. Belum lagi pembatasan jumlah pengunjung atau carrying capacity

Belum lagi pihak kepolisian kini memberlakukan skema ganjil genap termasuk di kawasan Lembang. Akhirnya wisatawan banyak yang menunda kunjungannya.

"Sekarang juga momennya mendekati puasa. Banyak penyekatan juga di jalannya, jadi mereka lebih memilih mundur untuk berwisata," ucap David.

Selain wajib menerapkan carrying capacity 25 persen serta memperketat protokol kesehatan, pengelola wisata diwajibkan pula menerapkan aplikasi PeduliLindungi bagi wisatawan yang hendak berkunjung.

"Itu untuk mencegah kerumunan di tempat wisata, karena pengunjung yang boleh masuk yang statusnya hijau atau menunjukkan sertifikat vaksinasi, atau sudah vaksinasi dosis I dan II," ujar David.

(tey/tya)