Horor Serigala Serang Bocah Perempuan di Kebun Binatang

Kabar Internasional

Horor Serigala Serang Bocah Perempuan di Kebun Binatang

detikNews - detikJabar
Kamis, 29 Okt 2026 14:00 WIB
Genetically modified wolf pups Romulus and Remus, two of three successfully bred by reconstructing a genome from the ancient DNA of fossils from the dire wolf that had been extinct for over 12,500 years by Colossal Biosciences, billed as the worlds only de-extinction company, are seen a month after their October 1, 2024 birth in north Texas, U.S.         Colossal Biosciences/Handout via REUTERS.   NO RESALES. NO ARCHIVES. THIS IMAGE HAS BEEN SUPPLIED BY A THIRD PARTY      TPX IMAGES OF THE DAY
Ilustrasi serigala. Foto: Colossal Biosciences/Handout via REUTERS
Jakarta -

Seorang anak perempuan berusia delapan tahun mengalami luka serius setelah serigala menyerangnya di sebuah taman margasatwa di Jerman. Petugas penyelamat mengevakuasi korban menggunakan helikopter untuk membawanya ke rumah sakit.

Dilansir AFP, insiden tersebut terjadi pada Rabu (28/10/2026) di Baruth/Mark, sebuah kota di sebelah selatan Berlin, ibu kota Jerman.

Kepolisian setempat menyebut serangan itu terjadi di dalam area kandang hewan. Saat kejadian, korban berada bersama dua anak lainnya dan seorang anggota staf.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Anak tersebut diserang dan mengalami luka serius oleh setidaknya satu ekor serigala di dalam area kandang hewan, saat ia berada di sana bersama dua anak lainnya dan seorang anggota staf," kata kepolisian setempat.

Polisi Selidiki Serangan Serigala

Dalam pernyataannya, kepolisian Jerman menyatakan tengah menyelidiki detail insiden tersebut. Polisi juga memastikan dua anak lainnya dan anggota staf yang berada di lokasi tidak mengalami cedera.

ADVERTISEMENT

Hingga kini, penyelidik masih mendalami kejadian yang menyebabkan anak tersebut mengalami luka serius di area kandang hewan.

Taman Margasatwa Ditutup Sementara

Menurut informasi di situs web resminya, taman margasatwa tersebut memelihara sejumlah satwa, termasuk beruang cokelat, lynx, serigala abu-abu, dan serigala Arktik.

Pengelola juga mengumumkan penutupan sementara fasilitas tersebut. Namun, situs web itu tidak memberikan keterangan lebih lanjut mengenai penutupan maupun insiden serangan serigala yang melukai anak perempuan berusia delapan tahun tersebut.

Baca berita selengkapnya di detikNews.

(fas/sud)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads