Truk Dalmas Polisi diserang dan dilempar molotov oleh sekelompok massa di persimpangan Dago-Sulanjana, Rabu (21/10) malam. Dalam kejadian ini, belasan anggota polisi menjadi korban.
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dedi Supriyadi mengatakan, 16 anggotanya dilaporkan mengalami luka. Korban luka sudah mendapatkan perawatan medis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada 16 anggota kita yang terluka, baik luka ringan ataupun luka berat. Mereka sudah dibawa ke rumah sakit," kepada awak media, Rabu (21/10/2026).
Dari 16 anggota, empat di antaranya mengalami luka berat, seperti dislokasi hingga luka sobek yang dialami Bripda E, Aipda YS, Bripda YIM, dan Bripka AH.
Sementara yang mengalami luka ringan yakni Bripka RA, Bripka IA, Aipda FA, Aipda AR, Bripka AG, Bripda F, Bripda AF, Bripda RF, Bripda AF, Bripda FA, Bripda AA, dan Bripda EF.
"Situasi sudah kondusif. Namun kita tetap menempatkan anggota untuk memastikan Kamtibmas," ucapnya.
Dedi menambahkan, kendaraan dinas yang ditumpangi anggotanya itu diserang secara tiba-tiba.
"Tiba-tiba diserang oleh rombongan, kemudian dengan melempari batu. Melempari batu, kemudian melempari kembang api dan petasan, sama bom molotov," tuturnya.
Untuk penanganan kasus ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan, termasuk mengejar pelaku penyerangan ini.
"Intinya kasus ini akan kita lidik secara saintifik dan investigasi," pungkasnya.
Simak Video "Menginap di Hotel Nyaman di Bandung, Menikmati Liburan "
[Gambas:Video 20detik] (wip/mso)
