Truk Polisi di Bandung Dilempari Massa, 3 Orang Luka-luka

Truk Polisi di Bandung Dilempari Massa, 3 Orang Luka-luka

Rifat Alhamidi - detikJabar
Selasa, 20 Okt 2026 23:01 WIB
Suasana usai polisi diserang di perempatan Jalan Cikapayang, Kota Bandung
Suasana usai polisi diserang di perempatan Jalan Cikapayang, Kota Bandung (Foto: Rifat Alhamidi/detikJabar)
Bandung -

Sejumlah anggota polisi diserang oleh sekelompok orang. Akibatnya, tiga orang dilaporkan mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Berdasarkan informasi yang diperoleh detikJabar, penyerangan itu terjadi pada Selasa (20/10/2026) sekitar pukul 21.00 WIB di perempatan Jalan Sulanjana, Kota Bandung. Petugas polisi itu dilaporkan baru selesai mengamankan unjuk rassa.

"Anggota kita selesai melakukan pengamanan demonstrasi dan hendak kembali ke Dago Cikapayang. Namun, tiba-tiba mereka diserang oleh sekelompok orang yang melempari anggota dengan batu, kembang api, petasan, dan bom molotov," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Dedi Supriyadi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat kejadian, sekelompok orang ini menyerang anggota polisi yang berada di dalam truk Dalmas. Tiga orang anggota mengalami luka-luka di bagian kepala dan tangannya.

ADVERTISEMENT

"Peristiwa ini akan kami selidiki secara menyeluruh. Anggota yang terluka sudah dibawa ke rumah sakit dan mendapatkan penanganan medis," tegas Dedi.

Pelaku Diburu

Berdasarkan pantauan detikJabar di lokasi, saat ini kondisi sudah kondusif. Dedi memastikan bakal mengusut kasus penyerangan ini untuk mengungkap siapa pelakunya.

"Untuk para pelaku, saat ini masih kami dalami. Situasi sudah kondusif. Kami juga telah melakukan patroli di sejumlah titik untuk mengantisipasi kejadian serupa," katanya.

"Dari hasil identifikasi rekaman CCTV, terdapat kemiripan antara beberapa rekaman yang kami bandingkan. Orang-orang yang sebelumnya melakukan aksi diduga memiliki kemiripan dengan mereka yang melakukan pelemparan. Yang jelas, mereka menyerang ketika kami hendak melakukan pergantian sif personel yang berjaga di sejumlah titik," pungkasnya.



(ral/dir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads