Gong Integritas, Simbol Persatuan di Pendopo Bandung

Gong Integritas, Simbol Persatuan di Pendopo Bandung

Bima Bagaskara - detikJabar
Minggu, 11 Okt 2026 16:00 WIB
Gong Integritas Bangsa di Pendopo Kota Bandung.
Gong Integritas Bangsa di Pendopo Kota Bandung. (Foto: Bima Bagaskara/detikJabar)
Bandung -

Sekilas, sebuah gong berukuran besar di area Pendopo Kota Bandung mungkin hanya terlihat sebagai benda pajangan. Bentuknya besar dengan warna cokelat keemasan, sementara permukaannya dipenuhi ratusan lambang daerah dari berbagai penjuru Indonesia.

Namun, gong tersebut menyimpan cerita yang jauh lebih panjang dari sekadar hiasan. Namanya Gong Integritas Bangsa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada bagian tengahnya terdapat relief peta Indonesia, meski sudah tidak jelas terlihat, dikelilingi berbagai simbol yang menggambarkan keberagaman dan persatuan. Sementara pada lingkaran bagian dalam tertulis jelas "Gong Integritas Bangsa" dan "Seabad Kebangkitan Nasional 1908-2008".

Ratusan lambang daerah yang menempel di permukaan gong membuat benda ini tampak seperti sebuah peta Indonesia dalam bentuk berbeda. Dari Sabang hingga Merauke, identitas daerah dirangkum dalam satu benda yang diletakkan di kawasan Pendopo Kota Bandung.

ADVERTISEMENT

Yang menarik, gong tersebut bukan hanya memiliki cerita di Bandung. Berdasarkan keterangan yang terdapat di lokasi, gong serupa pernah dibawa dalam perjalanan ke dua titik yang berada di ujung wilayah Indonesia, yakni Kilometer Nol Pulau We, Sabang, Aceh, dan Merauke, Papua.

Gong Integritas Bangsa di Pendopo Kota Bandung.Gong Integritas Bangsa di Pendopo Kota Bandung. (Foto: Bima Bagaskara/detikJabar)

Perjalanan tersebut berlangsung pada 16 April 2008. Gong diangkut menggunakan pesawat Hercules TNI AU dari Skuadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma.

Perjalanan itu berkaitan dengan rangkaian deklarasi integritas bangsa yang digelar untuk memperingati seabad Kebangkitan Nasional 1908-2008.

Cerita gong ini berkelindan dengan sejarah Bandung. Pada 28 Maret 2008, dalam rangkaian peringatan Bandung Lautan Api, Wali Kota Bandung saat itu, Dada Rosada, bersama 31 elemen masyarakat mendeklarasikan integritas bangsa.

Deklarasi tersebut membawa pesan agar semangat perjuangan masa lalu tidak berhenti sebagai kenangan sejarah, tetapi diteruskan melalui sikap masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

"Sebagai penerus cita-cita Bandung Lautan Api, kita harus memelihara jati diri martabat bangsa. Sebagai masyarakat Bandung, kami pun akan meningkatkan integritas, kedisiplinan dan siap bekerja sama," ujar Dada saat membacakan deklarasi pada 28 Maret 2008 silam.

Setelah deklarasi dibacakan, gong berukuran sekitar dua meter itu dipukul sebagai penanda peresmian deklarasi integritas bangsa.

Momentum tersebut tidak hanya dihadiri unsur pemerintahan. Aparat TNI-Polri, pelaku sejarah, pelajar hingga sejumlah tokoh turut hadir. Menteri Negara Riset dan Teknologi saat itu, Kusmayanto Kadiman, juga tercatat menghadiri acara tersebut.

(bba/orb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads