151 Guru dan Siswa di Sukabumi Diduga Keracunan MBG

Siti Fatimah - detikJabar
Kamis, 08 Okt 2026 08:20 WIB
Ilustrasi pasien. (Foto: Getty Images/Pornpak Khunatorn)
Sukabumi -

Sebanyak 151 orang yang terdiri atas siswa dan guru di SMKN 1 Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, diduga mengalami keracunan massal setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Kejadian ini baru terungkap setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut oleh pihak terkait.

Hal tersebut diungkapkan oleh Plt Camat Gunungguruh, Ridwan Agus Mulyawan. Dia mengatakan pihak sekolah hanya melaporkan kejadian tersebut kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) MBG.

"Pihak SMK tidak melaporkan kejadian tersebut kepada berbagai pihak kecuali ke SPPG," ujar Ridwan saat dikonfirmasi, Kamis (8/10/2026).

Ridwan memaparkan, peristiwa bermula ketika pihak sekolah melakukan pengecekan kehadiran pada hari Senin (5/10). Setelah ditelusuri, para korban ternyata sudah mengeluhkan gejala sakit sejak Jumat (2/10) sore sekitar pukul 15.00 WIB.

"Berdasarkan keterangan dari para siswa dan guru yang sakit, gejala mual, pusing, dan diare tersebut muncul beberapa waktu setelah mereka menyantap menu MBG berupa dimsum ayam jamur yang dikonsumsi pada pukul 13.00 WIB," ungkapnya.

Sementara itu, kabar mengenai dugaan keracunan makanan baru mereka terima pada Rabu (7/10/2026). Forkopimcam bersama kepala Puskesmas langsung mendatangi lokasi untuk penelusuran lebih lanjut.

"Tim dari Puskesmas Cibolang yang berkoordinasi langsung dengan pihak SMKN 1 Gunungguruh membenarkan adanya 125 siswa dan 26 guru yang mengalami gejala tersebut, dengan total keseluruhan mencapai 151 orang. Dari jumlah itu, satu orang guru sempat dirawat di RS Beta Medika," kata dia.

"Sebagian siswa dan guru masih merasakan gejala tersebut dan menjalani pengobatan jalan di rumah masing-masing. Sementara satu orang guru yang sempat dirawat kini sudah dapat melaksanakan tugas mengajar kembali," jelasnya.

Sebagai tindak lanjut, tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi telah diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan ke SPPG Cikujang 1. Kendati demikian, penyebab pasti dugaan keracunan massal ini masih dalam tahap investigasi tim kesehatan.




(orb/orb)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork