Aliran Sungai Citarik terlihat tenang di pagi hari. Debit air sungai yang sebelumnya menyusut kini berangsur normal, menyusul turunnya hujan di kawasan tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Sungai Citarik membentang di perbatasan antara Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Bandung. Aliran sungai ini melintasi sejumlah kecamatan di Kabupaten Bandung sebelum akhirnya bermuara di Sungai Citarum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tepat dari atas jembatan Jalan Sapan-Majalaya, aliran sungai seolah berubah menjadi permadani hijau. Rupanya, warna hijau tersebut tidak berasal dari airnya, melainkan dari rimbunnya tanaman eceng gondok yang memadati sungai.
Hamparan eceng gondok menutupi aliran sungai dengan sangat rapat tanpa menyisakan celah sedikit pun. Kumpulan tanaman ini begitu padat menyerupai karpet tebal, seolah-olah kita bisa berjalan di atasnya.
Keberadaan eceng gondok di aliran sungai ini harus menjadi perhatian serius pemerintah. Pasalnya, saat debit air tinggi, gulma tersebut dapat menyumbat aliran dan memicu banjir.
Tak hanya itu, eceng gondok yang mati dan membusuk lalu menumpuk menjadi lumpur di dasar sungai akan mempercepat pendangkalan.
Kehadiran eceng gondok yang menutupi aliran Sungai Citarik dikeluhkan salah satu warga bernama Rofik (29). Ia menuturkan, sudah banyak eceng gondok yang hanyut ke Sungai Citarum.
"Sebelumnya ini banyak banget, karena airnya terus meninggi, otomatis eceng gondoknya kedorong ke Citarum. Ini harus jadi perhatian karena eceng gondok ini merusak," katanya kepada detikJabar, Kamis (1/10/2026).
Rofik mengatakan, seharusnya eceng gondok ini diangkat menggunakan alat berat. "Harus pakai eksavator, kalau manual repot, soalnya kan antara tanggul dan aliran sungainya cukup dalam," ujarnya.
"Kenapa harus dibersihkan, agar tidak menumpuk di Citarum, juga supaya meminimalisir pendangkalan Citarum," tambahnya.
Hal yang sama juga dikatakan oleh Obi (46). Ia menyebut, jika sungai bisa bicara, mereka pasti merasa kesakitan. "Kenapa? Udah mah sampah, belum lagi ini eceng gondok, limbah industri dan lainnya, itu kan menyakitkan sungai," ujarnya.
Obi mengaku setuju jika eceng gondok yang ada di aliran sungai itu dibersihkan. "Setuju banget, supaya aliran sungainya menjadi lancar," pungkasnya.
(wip/sud)
