Round-up

Jejak Terakhir Pria Bertato di Pasar Ciawi Tasikmalaya

Rifat Alhamidi - detikJabar
Jumat, 25 Sep 2026 08:30 WIB
TKP penemuan mayat di Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya. (Foto: Faizal Amiruddin)
Bandung -

Pagi di sekitar Pasar Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, mendadak mencekam. Seorang pria ditemukan tewas di emperan toko, hingga kasus itu menimbulkan tanda tanya besar.

Penyelidikan polisi kemudian perlahan mengurai cerita di balik kematian korban. Tiga orang akhirnya ditangkap terkait kasus kematian misterius tersebut.

Semuanya bermula saat mayat korban ditemukan terbujur kaku di emperan toko di sekitar Pasar Ciawi, Desa Pakemitan, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (24/9/2026) pagi. Saat pertama kali ditemukan, mayat korban itu belum diketahui identitasnya.

Mayat pria muda itu hanya ditemukan mengenakan kaus cokelat dan celana jeans hitam. Beberapa bagian badannya dihiasi tato, sementara wajahnya terlihat berlumuran darah, lalu beberapa bagian badannya pun terlihat kotor, seperti baru bergumul di tanah.

Penemuan mayat ini pertama kali ditemukan oleh pegawai yang hendak membuka toko kerudung tersebut. Pemilik toko, Farid, keberadaan anak jalanan atau anak punk yang numpang tidur di emperan tokonya bukan hal baru. Halaman toko miliknya sering dijadikan tempat nongkrong anak-anak punk.

"Tapi kali ini orang itu susah dibangunkan, sehingga pegawai menelepon saya. Akhirnya saya ke sini, pas dilihat ternyata ada luka-luka di wajahnya, seperti sudah meninggal," katanya.

Akhirnya Farid memutuskan untuk menghubungi polisi. Tak lama anggota Polsek Ciawi langsung datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Jenazah korban langsung dibawa ke kamar mayat RSUD dr Soekardjo Tasikmalaya. Sementara anggota reserse langsung menyebar melakukan penyelidikan atas kasus tersebut. Dugaan korban tewas akibat dianiaya langsung mengemuka.

"Bahwa ada informasi orang yang tergeletak, kita dari Polsek hadir ke TKP, ternyata betul ditemukan ada yang tergeletak, diduga anak jalanan. Setelah diperiksa sudah meninggal dunia dan juga terdapat luka-luka. Akhirnya dari sana kami menduga bahwa ini adalah akibat dari penganiayaan," kata Kapolsek Ciawi AKP Endang Wijaya.

Terkait identitas korban dan penyebab kematian, Endang mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan. "Untuk korban sudah dilakukan olah TKP dan sudah dibawa ke rumah sakit. Identitas korban belum ditemukan," kata Endang.

Endang membenarkan adanya dugaan korban meninggal dunia akibat penganiayaan namun pihaknya belum bisa menjelaskan karena sejauh ini masih dalam proses penyelidikan.

"Sekarang kejadian ini sedang kita proses untuk pengusutan lebih lanjut. Tadi memang ada luka di bagian wajah ada, di kepala ada," kata Endang.

3 Pria Diamankan

Tak lama setelah itu, polisi mengamankan 3 pria terkait dengan peristiwa itu. Ketiga orang tersebut kemudian menjalani pemeriksaan awal di Mapolsek Ciawi.

Polisi belum memberikan detail soal penangkapan tiga orang ini. Namun, ketiganya diduga satu komunitas dengan korban, sama-sama anak jalanan atau pengamen.

"Sudah diamankan tiga orang, korban satu orang meninggal dunia," kata Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andik Eko Siswanto.

Andik mengatakan korban dengan ketiga orang ini saling mengenal atau berteman. "Iya saling kenal, mereka berteman, anak punk," kata Andik.

Hasil pemeriksaan sementara korban dianiaya oleh pelaku, diduga korban dipukul dengan menggunakan gitar. "Dipukul pakai gitar," kata Andik.

Namun demikian, terkait duduk perkara serta identitas korban, Andik mengaku masih melakukan penyelidikan. Dia berjanji akan membeberkan setelah penyelidikan rampung.

"Masih lidik (penyelidikan) ya, keterkaitannya kita juga masih cari dan belum rilis. Kalau sudah clear nanti kita rilis," kata Andik.




(ral/yum)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork