220 Becak Listrik dari Presiden Prabowo Siap Mengaspal di Karawang

220 Becak Listrik dari Presiden Prabowo Siap Mengaspal di Karawang

Irvan Maulana - detikJabar
Rabu, 23 Sep 2026 19:00 WIB
Becak listrik untuk lansia terparkir di Galeri Budaya Kompleks Pemkab Karawang
Becak listrik untuk lansia terparkir di Galeri Budaya Kompleks Pemkab Karawang. (Foto: Istimewa)
Karawang -

Kabar gembira bagi para penarik becak lanjut usia (lansia) di Kabupaten Karawang, Presiden Prabowo melalui Pemerintah Kabupaten Karawang akan segera menyalurkan 220 unit becak listrik.

Bupati Karawang Aep Syaepuloh menuturkan bantuan becak listrik tersebut akan disalurkan untuk membantu meringankan beban kerja para pengayuh becak yang sudah lanjut usia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Alhamdulillah kita telah menerima sejumlah 220 unit becak listrik yang akan disalurkan untuk pengayuh becak lansia di Karawang," kata Aep saat dikonfirmasi detikJabar, Rabu (23/9/2026).

Bantuan ini bukan sembarang bantuan. Fokus utamanya adalah para pengayuh becak yang berusia di atas 55 tahun dan terdaftar dalam kategori masyarakat berpenghasilan rendah antara Desil 1 hingga 4.

ADVERTISEMENT

Langkah ini, kata Aep, diambil demi memastikan bantuan sosial tepat sasaran bagi mereka yang paling membutuhkan. Dan akan diserah terimakan setelah melalui verifikasi data secara ketat dan koordinasi lintas instansi agar tepat sasaran.

"Nanti kita salurkan, sedang diverifikasi dulu oleh Dishub (Dinas Perhubungan) dengan berkoordinasi bersama Dinas Sosial (Dinsos) sesuai data pengendara becak yang ada. Salah satu syaratannya mereka harus di atas usia 55 tahun dan berada di desil 1 sampai 4," kata dia.

Mengingat para penerima adalah warga lanjut usia yang terbiasa mengandalkan tenaga fisik, Pemkab Karawang tidak akan langsung melepas unit begitu saja. Nantinya, akan ada pelatihan khusus agar para pengemudi paham cara mengoperasikan becak listrik dengan aman.

"Nanti sore rencana kita akan ada pelatihan dulu, sebagian yang sudah divalidasi dan terdata penerimanya. Karena belum tentu mereka yang menerima bisa mengoperasikan becak listrik," ungkap Aep.

Terkait teknis pembagian, jadwal penyerahan unit masih menunggu instruksi dari Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional selaku penyelenggara bantuan becak listrik tersebut.

"Penyaluran kita jadwalkan bersama pihak yayasan selaku penyelenggara, kita hanya memvalidasi dan memferivikasi penerima agar tepat sasaran, termasuk juga pelatihan untuk mengoperasikan becak listrik tersebut," ujar dia.

Modernisasi moda transportasi tradisional ini, kata Aep, diharapkan menjadi angin segar bagi para lansia di Karawang. Selain meringankan beban fisik saat mengayuh di jalanan, becak listrik ini diharapkan mampu mendongkrak pendapatan harian mereka.

"Bantuan ini dari pemerintah pusat, semoga bisa membantu perekonomian para penarik becak, utamanya untuk meringankan beban kerja para lansia," pungkasnya.

(sud/sud)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads