Arab Saudi kian agresif menggarap industri kendaraan listrik lewat merek lokal, Ceer. Baru-baru ini, Ceer memperkenalkan Exobot, lini mobil listrik terbaru yang hadir dalam wujud sedan dan SUV dengan desain futuristis nan radikal.
Exobot bukan sekadar pajangan. Mobil ini dijadwalkan masuk lini produksi di pabrik khusus yang berlokasi di King Abdullah Economic City. Melansir detikOto, Selasa (22/9), salah satu daya tarik utamanya adalah kaca depan landai sepanjang 2,4 meter, diklaim sebagai yang terbesar untuk mobil produksi massal.
Estetika eksteriornya dipertegas dengan lampu pipih dan pintu model gullwing yang dijuluki "Shahin Wing Doors", terinspirasi dari elang khas Arab Saudi.
Performa Buas
Di balik tampilannya yang ekstrem, Exobot menyimpan performa yang tak kalah gahar. Varian tertinggi dibekali tiga motor listrik yang menyemburkan tenaga gabungan hingga 1.111 HP dan torsi 1.500 Nm.
Catatan akselerasinya pun impresif. Versi sedan diklaim mampu melesat dari 0-100 km/jam hanya dalam 2,1 detik dengan kecepatan puncak 250 km/jam. Sementara itu, varian SUV mencatatkan waktu 2,4 detik untuk mencapai 100 km/jam dengan kecepatan maksimum 210 km/jam.
Proyek ini merupakan kolaborasi Ceer dengan Foxconn, sementara sistem penggeraknya mengadopsi teknologi dari BMW. Untuk tahap awal, Ceer akan merilis versi "First Edition" yang menghasilkan tenaga 850 HP dan torsi 1.000 Nm.
Baterai dan Ketahanan Cuaca
Sektor daya didukung baterai berkapasitas 112 kWh dengan arsitektur 800 volt. Teknologi ini memungkinkan pengisian daya dari 10 hingga 80 persen dalam waktu kurang dari 30 menit. Sekali pengisian penuh, versi sedan mampu menempuh jarak 670 km, sedangkan SUV mencapai 560 km.
Menghadapi tantangan suhu ekstrem di Arab Saudi, Ceer menyematkan kaca berlapis perak tiga lapis serta sistem pendingin kabin berdaya besar. Teknologi ini diklaim sanggup menurunkan suhu kabin dari 65 derajat Celsius menjadi 32 derajat Celsius hanya dalam waktu 10 menit.
Interior dan Rencana Masa Depan
Masuk ke kabin, nuansa futuristis kental terasa berkat layar 48 inci yang membentang di dashboard. Tersedia pula layar infotainment 10,4 inci di depan dan layar 8 inci untuk penumpang belakang. Mobil ini juga menggunakan setir model yoke serta asisten suara berbasis kecerdasan buatan.
Ceer turut menjanjikan fitur mengemudi otonom point-to-point, meski detail pemasok teknologinya masih dirahasiakan.
Hingga saat ini, harga resmi Exobot belum diumumkan. Setelah peluncuran dua model ini, Ceer menargetkan untuk menghadirkan lima model tambahan pada periode 2028-2030. Menariknya, strategi perusahaan kini tidak hanya fokus pada mobil listrik murni, tetapi juga menyiapkan kendaraan plug-in hybrid dan bermesin bensin guna membangun ekosistem otomotif lokal yang komprehensif.
Artikel ini sudah tayang di detikOto
Simak Video "Video: Aturan Terbaru Kemendagri, Mobil Listrik Sudah Tidak Kebal Pajak Tahunan"
(sfn/dir)