Round-Up

Kehadiran King Kobra 3 Meter Gegerkan Warga Ciamis

Tim detikJabar - detikJabar
Selasa, 22 Sep 2026 08:30 WIB
Petugas Damkar berhasil mengevakuasi king kobra yang masuk permukiman warga. (Foto: Istimewa)
Ciamis -

Warga Dusun Cimanem, Desa Mekarbuana, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis, dibuat geger pada Minggu (20/9/2026) malam. Suasana yang tenang mendadak mencekam setelah dua king kobra berukuran jumbo, masing-masing sepanjang tiga meter, muncul di area permukiman.

Teror reptil ini bermula saat Nana Kusmana (43) mendapati seekor king kobra melintas di pekarangan rumahnya. Ular tersebut sempat masuk ke rumah tetangga dan bersembunyi di dalam toilet. Nana pun sigap berjaga agar ular tersebut tidak keluar dan membahayakan warga sekitar.

Di tengah ketegangan itu, situasi makin memanas saat seorang pengendara motor yang melintas tiba-tiba berteriak. Pengendara tersebut memberi tahu Nana bahwa ada ular lain yang berada di tepi jalan. Benar saja, setelah dicek, ditemukan satu lagi king kobra dengan ukuran yang serupa.

Warga yang panik segera menghubungi petugas Damkar Pos WMK Kawali. Tim penyelamat pun langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan evakuasi terhadap kedua ular berbisa tersebut.

Kabid Damkar Dinas Satpol PP Ciamis, Budi Rahmat, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan adanya dua king kobra di sekitar permukiman. Petugas segera melakukan tindakan evakuasi di dua titik berbeda.

"Petugas mendapat laporan dari warga terkait dua ekor king kobra. Satu ular masuk ke dalam WC rumah warga, sementara satu lagi berada di halaman rumah. Keduanya memiliki panjang sekitar tiga meter," kata Budi, Senin (21/9/2026).

Proses evakuasi berjalan dramatis namun tetap mengutamakan keselamatan. Berkat kesigapan petugas, kedua ular tersebut akhirnya berhasil diamankan tanpa ada warga yang terluka.

"Alhamdulillah, kedua ular berhasil dievakuasi dengan aman. Tidak ada warga yang mengalami luka maupun menjadi korban dalam kejadian ini," ujarnya.

Budi mengimbau masyarakat agar tidak gegabah jika bertemu dengan ular berbisa. Ia menegaskan pentingnya melapor kepada pihak berwenang daripada mencoba menangani sendiri.

"Kalau menemukan ular, khususnya ular berbisa, masyarakat jangan mengambil risiko dengan mencoba menangkap atau mengusir sendiri. Sebaiknya amankan warga di sekitar lokasi dan segera laporkan kepada petugas agar bisa ditangani dengan aman," katanya.




(orb/orb)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork