Teror Ular Saat Kemarau di Ciamis, Cincin Emas hingga Kobra Masuk Rumah

Teror Ular Saat Kemarau di Ciamis, Cincin Emas hingga Kobra Masuk Rumah

Dadang Hermansyah - detikJabar
Kamis, 17 Sep 2026 11:41 WIB
Petugas Damkar Ciamis mengevakuasi ular yang masuk rumah.
Petugas Damkar Ciamis mengevakuasi ular yang masuk rumah. (Foto: Istimewa)
Ciamis -

Musim kemarau membuat kemunculan ular di sekitar permukiman warga kembali terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Dalam sehari, petugas pemadam kebakaran harus mengevakuasi dua jenis ular berbeda yang masuk ke rumah warga.

Peristiwa pertama terjadi di Dusun Sukamaulya, RT 018/RW 006, Desa Kertabumi, Kecamatan Cijeungjing, Kamis (17/9/2026) dini hari. Seekor ular cincin emas (Boiga dendrophila) sepanjang sekitar 1,2 meter diketahui masuk ke rumah warga. Ular tersebut bahkan sempat bersembunyi di belakang lemari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Dinas Satpol PP Ciamis Budi Rahmat, mengatakan ular pertama kali terlihat ketika pemilik rumah, Agy Hendrayana (27), hendak mengantar istrinya berangkat kerja.

Saat itu, ular terlihat merayap masuk melalui jendela rumah. Karena khawatir ular tersebut membahayakan penghuni rumah, Agy kemudian segera melapor kepada petugas pemadam kebakaran.

ADVERTISEMENT

"Pemilik rumah melihat ular cincin emas masuk melalui jendela saat hendak mengantar istrinya. Karena khawatir membahayakan penghuni rumah, laporan langsung disampaikan kepada petugas Damkar agar bisa segera dievakuasi," ujar Budi.

Petugas UPTD Damkar Ciamis kemudian datang ke lokasi sekitar pukul 03.45 WIB. Setelah dilakukan pencarian, ular ditemukan berada di belakang lemari. Proses evakuasi berlangsung hingga sekitar pukul 04.25 WIB. Ular berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban luka maupun korban jiwa.

"Alhamdulillah, ular berhasil dievakuasi dengan aman. Setelah kondisi di lokasi dipastikan aman, petugas kembali ke mako untuk melanjutkan piket kesiapsiagaan," kata Budi.

King Kobra 3 Meter di Atap Dapur

Usai penanganan ular cincin emas di Cijeungjing, petugas pemadam kebakaran kembali mendapat laporan ular masuk rumah pada pagi harinya.

Kali ini, yang ditemukan bukan sembarang ular. Seekor king kobra (Ophiophagus hannah) dengan panjang sekitar 3 meter terlihat melilit di bagian atap rumah warga di Dusun Ciawitali, RT 003/RW 013, Desa Selacai, Kecamatan Cipaku.

Laporan tersebut diterima Pos WMK Kawali sekitar pukul 08.00 WIB dari Icuk Surahman (58). Saat sedang membereskan rumah, ia melihat ular besar berada di bagian atap dapur.

Karena ukurannya cukup besar dan jenisnya berbahaya, warga memilih tidak mengambil risiko dan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.

"Ular pertama kali diketahui warga saat sedang beres-beres rumah. Saat dilihat, ular itu sedang melilit di bagian atap dapur. Karena dikhawatirkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, warga langsung melapor ke petugas Damkar Pos WMK Kawali," tutur Budi.

Petugas kemudian bergerak menuju lokasi. Setelah melakukan penanganan, ular king kobra tersebut akhirnya berhasil dievakuasi dengan aman sekitar pukul 08.40 WIB. Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut. Setelah ular berhasil diamankan, petugas kembali ke Pos WMK Kawali untuk melanjutkan tugas piket kesiapsiagaan.

Budi mengingatkan warga agar tidak mencoba menangani sendiri apabila menemukan ular, terlebih jika ukurannya besar atau diketahui sebagai jenis berbisa.

"Kalau menemukan ular di dalam rumah atau sekitar permukiman, sebaiknya jangan dipaksakan untuk ditangkap sendiri, apalagi kalau jenisnya berbahaya. Segera laporkan kepada petugas supaya proses evakuasi bisa dilakukan dengan aman," ujarnya.

(sud/sud)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads