Kepanikan Saat King Kobra 'Bertamu' ke UPTD Sapi Potong Ciamis

Kepanikan Saat King Kobra 'Bertamu' ke UPTD Sapi Potong Ciamis

Dadang Hermansyah - detikJabar
Kamis, 10 Sep 2026 14:30 WIB
Petugas Damkar mengevakuasi king kobra 3 meter
Petugas Damkar mengevakuasi king kobra 3 meter (Foto: Dok Damkar Ciamis)
Ciamis -

Seekor king kobra berukuran sekitar tiga meter membuat petugas di Pos Jaga Balai UPTD Sapi Potong, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, panik.

Ular berbisa tersebut tiba-tiba merayap masuk ke dalam pos jaga. Karena khawatir membahayakan petugas maupun warga sekitar, keberadaan ular itu kemudian dilaporkan ke UPTD Damkar Ciamis untuk segera dievakuasi.

Kabid Damkar Dinas Satpol PP Ciamis Budi Rahmat mengatakan, ular jenis king kobra itu pertama kali terlihat dari arah atas bangunan pos jaga sebelum akhirnya masuk ke dalam ruangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Awalnya ular terlihat dari arah atas pos jaga, kemudian merayap masuk ke dalam pos. Karena ukurannya cukup besar dan termasuk ular berbisa, petugas di lokasi memilih melaporkannya kepada Damkar agar evakuasi bisa dilakukan dengan aman," kata Budi Rahmat.

ADVERTISEMENT

Laporan tersebut diterima petugas pada Rabu (10/9/2026) sekitar pukul 08.30 WIB. Tim Damkar kemudian menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.

Setelah dilakukan proses evakuasi, king kobra sepanjang kurang lebih tiga meter itu berhasil diamankan. Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut.

"Alhamdulillah proses evakuasi berjalan lancar. Ular berhasil diamankan tanpa ada korban. Setelah dievakuasi dari pos jaga, ular tersebut kemudian dibawa ke Mako Damkar Ciamis," ujar Budi.

Sekitar pukul 09.00 WIB, kondisi di lokasi dipastikan sudah aman. Keberadaan ular yang cukup besar itu sebelumnya sempat membuat petugas di pos jaga khawatir karena lokasinya berada di tempat aktivitas manusia.

Budi mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menangkap sendiri ular berbisa, terutama jika ukurannya besar dan jenisnya tidak diketahui dengan pasti.

"Kalau menemukan ular yang membahayakan, sebaiknya jangan ditangani sendiri. Amankan diri dan orang-orang di sekitar lokasi, kemudian segera laporkan kepada petugas Damkar. Kami akan membantu melakukan evakuasi dengan cara yang lebih aman," katanya.

(yum/yum)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads