Sembunyi di Kayu Lapuk, 2 King Kobra Teror Pekerja Pabrik Ciamis

Sembunyi di Kayu Lapuk, 2 King Kobra Teror Pekerja Pabrik Ciamis

Dadang Hermansyah - detikJabar
Sabtu, 12 Sep 2026 11:08 WIB
Proses evakuasi king kobra di pabrik kayu Ciamis
Proses evakuasi king kobra di pabrik kayu Ciamis (Foto: istimewa)
Ciamis -

Suasana di sebuah pabrik penggergajian kayu di Dusun Bojongnangoh, Desa Utama, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, mendadak membuat para pegawai terkejut. Saat membereskan tumpukan kayu gelondongan, mereka menemukan dua king kobra bersembunyi di celah batang kayu yang sudah lapuk, Sabtu (12/9/2026) pagi.

Dua king kobra itu berukuran sekitar 2 meter dan 3 meter. Pegawai yang sedang membereskan tumpukan kayu untuk digergaji kaget setelah melihat dua ekor king kobra berada di celah batang kayu yang sudah lapuk.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pegawai kemudian memberitahukan temuan tersebut kepada pemilik pabrik. Pemilik pun langsung menghubungi UPTD Damkar Ciamis untuk meminta bantuan evakuasi.

Kabid Damkar Dinas Satpol PP Ciamis Budi Rahmat mengatakan, petugas langsung menuju lokasi setelah menerima laporan. Dua ular tersebut kemudian dievakuasi dengan hati-hati karena merupakan jenis ular berbisa dan berbahaya.

ADVERTISEMENT

"Dua ekor king kobra ditemukan di bawah tumpukan kayu gelondongan. Ukurannya sekitar 2 meter dan 3 meter. Petugas langsung melakukan evakuasi agar tidak membahayakan para pegawai maupun warga di sekitar pabrik," kata Budi.

Proses evakuasi king kobra di pabrik kayu CiamisProses evakuasi king kobra di pabrik kayu Ciamis Foto: istimewa

Menurutnya, proses evakuasi berlangsung sekitar 40 menit. Petugas berhasil mengamankan kedua ular tersebut tanpa menimbulkan korban.

"Alhamdulillah, kedua ular berhasil dievakuasi dengan aman. Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam penanganan ini," ujarnya.

Petugas mulai melakukan penanganan sekitar pukul 08.20 WIB. Pada pukul 09.00 WIB, kedua king kobra berhasil dievakuasi. Setelah itu, petugas kembali ke UPTD Damkar Ciamis untuk melanjutkan piket kesiapsiagaan.

Budi mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menangani sendiri jika menemukan ular berbisa, terutama king kobra. Menurutnya, tindakan yang salah justru dapat memicu ular menjadi agresif.

"Kalau menemukan ular seperti king kobra, sebaiknya jangan didekati atau ditangani sendiri. Segera laporkan kepada petugas Damkar supaya bisa dievakuasi dengan aman," pungkasnya.



(dir/dir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads