14 Pasangan Nikah Bersama di Bandung, Dekorasinya dari Barang Daur Ulang

Tya Eka Yulianti - detikJabar
Senin, 21 Sep 2026 10:34 WIB
Foto: Istimewa
Bandung -

Sebanyak 14 pasangan prasejahtera mengikuti nikah bersama yang digelar Perkumpulan Bumi Alumni (PBA) di D'Botanica Mall Bandung. Menariknya, acara pernikahan tersebut mengusung konsep ramah lingkungan dengan memanfaatkan barang daur ulang sebagai dekorasi.

Kegiatan Nikah Bersama dan Bazaar UMKM 2026 ini merupakan penyelenggaraan keenam sejak 2021. Acara tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-6 PBA yang berdiri pada 26 September 2020.

Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga PBA, Dr. Dewi Tenty, mengatakan 14 pasangan tersebut dipilih melalui proses verifikasi untuk memastikan bantuan diberikan kepada keluarga yang membutuhkan.

"Sebanyak 14 pasangan prasejahtera dipilih melalui proses verifikasi yang melibatkan berbagai pihak. Kami ingin memastikan bahwa bantuan ini benar-benar diberikan kepada mereka yang membutuhkan," jelasnya.

Tak hanya membantu prosesi pernikahan, PBA juga memberikan dukungan dokumentasi dan administrasi. Bekerja sama dengan Disdukcapil Pemkot Bandung, pasangan peserta nikah bersama didaftarkan untuk pencatatan kependudukan, termasuk penerbitan kartu keluarga.

Wali Kota Bandung Mohammad Farhan turut mengapresiasi kegiatan tersebut. "Terima kasih atas komitmen menjadi mitra Disdukcapil untuk pencatatan sipil pernikahan warga marjinal," ujarnya.

Nikah Bersama yang digelar Perkumpulan Bumi Alumni (PBA) Foto: Istimewa

Dekorasi dari Barang Daur Ulang

Konsep ramah lingkungan menjadi salah satu hal yang membedakan pelaksanaan Nikah Bersama PBA tahun ini. Sejumlah dekorasi pernikahan memanfaatkan barang-barang yang didaur ulang.

Tak hanya dekorasi, pakaian bekas juga didesain ulang menjadi busana baru dan ditampilkan dalam peragaan busana.

Dewi mengatakan konsep tersebut menjadi bagian dari upaya menunjukkan bahwa kegiatan UMKM dapat berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap lingkungan.

"Kami ingin menunjukkan bahwa produk UMKM tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga ramah lingkungan. Ini adalah bentuk nyata dari upaya kami mendorong kesadaran lingkungan di kalangan pelaku usaha," ujar Dewi.

Sekaligus Berdayakan UMKM

Selain nikah bersama, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan bazaar yang melibatkan 44 pelaku UMKM. Mereka berasal dari berbagai bidang, seperti fashion, kerajinan tangan hingga kuliner.

Para peserta merupakan bagian dari sekitar 1.600 UMKM binaan PBA yang telah melalui proses kurasi.

PBA juga memfasilitasi pendaftaran Hak atas Kekayaan Intelektual (HAKI) dan merek dagang bagi produk UMKM. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu pelaku usaha mendapatkan perlindungan hukum atas karya dan merek mereka.

Ketua Umum PBA Dr. Ary Zulfikar mengatakan rangkaian kegiatan sosial dan pemberdayaan UMKM akan terus dilakukan. Setelah Bandung, PBA akan menggelar Charity Golf dan Ekshibisi UMKM di Karawaci pada 3 Oktober 2026.

"Enam tahun PBA adalah perjalanan tentang kebersamaan dan kebermanfaatan. Kami ingin PBA terus tumbuh bukan hanya sebagai organisasi alumni, tetapi sebagai rumah kolaborasi yang mampu membuka peluang bagi UMKM dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.



Simak Video "Kumpul Bersama Rakyat, Menteri UMKM Ajak Perkuat Solidaritas dan Satukan Semangat Kemerdekaan"

(tya/tya)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork