Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, diguncang gempa bumi tektonik bermagnitudo 2,6 pada Sabtu (19/9/2026) pagi pukul 07.40 WIB.
Hasil analisis BMKG menunjukkan pusat gempa berada di darat, tepatnya 6 kilometer tenggara Kota Tasikmalaya. Secara geografis, episenter terletak pada koordinat 7.33 LS dan 108.25 BT dengan kedalaman yang cukup dangkal, yakni 7 kilometer.
Plt. Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Ana Oktavia Setiowati, menjelaskan bahwa gempa ini dipicu oleh pergerakan sesar di wilayah tersebut.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif," kata Ana Oktavia Setiowati dalam keterangan tertulisnya.
Laporan masyarakat menyebutkan guncangan terasa di wilayah Tasikmalaya dan Ciamis dengan Skala Intensitas III MMI. Meski getaran cukup terasa, sejauh ini belum ada laporan mengenai dampak kerusakan fisik.
"Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu. Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut," ungkapnya.
Berdasarkan hasil monitoring BMKG hingga pukul 08.00 WIB, belum ditemukan adanya aktivitas gempa susulan. Ana juga mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak terhasut oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi," pungkasnya.
Simak Video "Video: Menjaga Waras di Negeri Rawan Bencana"
(wip/dir)