Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo M 2,4 mengguncang wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (17/8/2026) sore sekitar pukul 17.06 WIB.
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan Magnitudo M 2,4. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7.19 LS dan 107.62 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 21 Km Tenggara Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada kedalaman 7 Km.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif," kata Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Dr Hartanto dalam keterangannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hartanto mengungkapkan, berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di wilayah Pangalengan dengan Skala Intensitas III MMI.
"Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu. Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut," ungkapnya.
Hingga pukul 17.18 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan. Hartanto mengimbau agar masyarakat Kabupaten Bandung tetap waspada.
"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi," pungkasnya.
(wip/orb)
