Sejumlah anak di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami gejala diduga keracunan setelah mengonsumsi makanan dari SPPG di daerah Cipeundeuy.
Dugaan keracunan mulai dirasakan anak-anak pada Jumat (11/9) sekitar pukul 19.00 WIB. Mereka kemudian dilarikan ke Rumah Sakit IMC Cimareme untuk mendapatkan penanganan medis.
"Ya informasinya kami terima tadi malam, ada sejumlah anak yang diduga mengalami keracunan usai makan menu dari SPPG. Ditangani di RS IMC Cimareme, sampai saat ini kami masih pantau," kata Kepala Dinas Kesehatan KBB, Lia N. Sukandar saat dikonfirmasi, Sabtu (12/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Dua Sisi Kolong Jembatan Tol Kopo |
Pasien anak mengalami gejala khas keracunan, seperti mual, muntah, pusing, hingga demam. Berdasarkan laporan, ada sebanyak 14 anak yang dilarikan ke rumah sakit karena dugaan keracunan tersebut.
"Sampai tadi malam, jumlahnya ada 14 orang yang diduga mengalami gejala keracunan. Namun sebagian sudah pulang, sisa 6 masih dirawat di RS IMC Cimareme dan ada yang di RSUD Cibabat," kata Lia.
Berdasarkan hasil anamnesis atau wawancara awal terhadap pasien, ada beberapa orang yang mengaku mengonsumsi makanan tersebut pada hari Rabu dan Kamis. Pihaknya kemudian menelusuri sumber makanan agar bisa memastikan penyebab dugaan keracunan ini.
"Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan apakah kejadian tersebut benar disebabkan oleh makanan dari SPPG atau terdapat faktor lain yang memicu keluhan kesehatan para pasien," ujar Lia.
Saat ini, sampel makanan yang diduga menjadi sumber keracunan belum sempat diambil. Saat ini pihaknya masih fokus pada penanganan terhadap pasien yang mengalami gejala keracunan.
"Nah sampel makanan belum sempat kami ambil. Kami fokus dulu terhadap pasien ya," kata Lia.
(dir/dir)
