Rumah Terdampak Longsor di Kutawaringin Segera Ditangani!

Rumah Terdampak Longsor di Kutawaringin Segera Ditangani!

Yuga Hasani - detikJabar
Kamis, 10 Sep 2026 14:47 WIB
Lokasi longsor di Kutawaringin, Kabupaten Bandung
Lokasi longsor di Kutawaringin, Kabupaten Bandung (Foto: Yuga Hasani/detikJabar).
Kabupten Bandung -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung akan memindahkan dua rumah yang mengalami rusak berat usai terkena longsor di Kampung Bojongloa Pojok, Kecamatan Kutawaringin. Penanganan bencana tersebut akan dilakukan secara pentahelix.

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan, penanganan bencana perlu dilakukan secara kolaboratif. Menurutnya hal tersebut disesuaikan dengan kewenangan dan ketentuan dalam penggunaan anggaran.

"Pertama, ini dilakukan secara pentahelix. Kenapa karena memang kondisi anggaran kita masing-masing punya keterbatasan," ujar Dadang, di lokasi kejadian, Kamis (10/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pihaknya mengapresiasi langkah para warga yang mayoritas petani melakukan gotong royong melakukan penutupan sementara irigasi yang jebol. Bahkan saat ini dirinya turut memberikan bantuan untuk penanganannya.

ADVERTISEMENT

"Alhamdulillah, tapi saya sudah melihat ini kekompakan para petani, ada 300 orang sudah melakukan gotong royong. Kita berikan karungnya, nah dan langsung diisi untuk penanganan sementara," katanya.

Dadang pun memberikan bantuan sejumlah uang bagi lima rumah yang terdampak. Uang tersebut diberikan untuk warga supaya mengontrak terlebih dahulu selama tiga bulan ke depan.

"Untuk itu, ini sudah kita berikan tadi untuk 5 penghuni supaya ngontrak dulu, jangan sampai ada kejadian susulan," jelasnya.

Dia menyebutkan dua rumah yang mengalami rusak berat pun diharapkan bisa segera pindah. Pasalnya lokasi rumah tersebut berada di dekat sepadan sungai terusan Leuwi Kuya.

"Terus dua rumah (rusak berat) ini, diharapkan pindah lokasi karena memang sempadannya dekat dengan pinggir sungai atau pinggir irigasi Leuwi Kuya. Dua rumah ini, relokasi. Kenapa? Karena memang khawatir jangan sampai kita sudah berikan bantuan, ternyata ada kekhawatiran lanjutan, lokasinya mengkhawatirkan," ungkapnya.

Menurutnya sebanyak 10 rumah yang terdampak akan dilakukan penanganan secara pentahelix bersama Pemkab dan Baznas Kabupaten Bandung. Kata dia, penanganan dilakukan dalam kurun waktu dekat.

"Sehingga tadi sudah ada pembagian, 2 unit rumah ini dikelola atau diselesaikan melalui Baznas Kabupaten Bandung, dan 8 unit oleh kita. Insya Allah secepatnya nanti kita koordinasi secara teknis," kata Dadang.

Dia menyebutkan Pemkab Bandung akan mendorong penanganan jangka panjang melalui pemerintah pusat, khususnya untuk perbaikan Daerah Irigasi (DI) Leuwi Kuya. Dirinya saat ini telah berkomunikasi dengan Sekretaris Direktorat Jenderal terkait, Dani, untuk menyampaikan kondisi tersebut.

Usulan penanganan selanjutnya akan diproses melalui program Sipuri dengan koordinasi bersama BBWS Sungai Citarum, Kementerian Pertanian, dan Kementerian Pekerjaan Umum.

"Insyaallah tahun ini secara serentak kurang lebih Rp334 miliar program ini akan masuk ke Kabupaten Bandung. Dengan karya bareng, gotong royong, dan kekompakan, saya kira ini bisa selesai," kata Dadang.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Wajah Baru Jembatan Cijeruk Bandung Usai 2 Kali Ambruk "
[Gambas:Video 20detik] (mso/mso)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads