Dua Rumah Rusak Buntut Tanggul Irigasi di Kutawaringin Bandung Jebol

Dua Rumah Rusak Buntut Tanggul Irigasi di Kutawaringin Bandung Jebol

Yuga Hassani - detikJabar
Rabu, 09 Sep 2026 18:32 WIB
Kondisi area yang terdampak longsor dari jebolnya tanggul irigasi Sungai Terusan Leuwi Kuya, di Kampung Bojongloa Pojok, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Rabu (9/9/2026).
Kondisi area yang terdampak longsor dari jebolnya tanggul irigasi Sungai Terusan Leuwi Kuya, di Kampung Bojongloa Pojok, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Rabu (9/9/2026). (Foto: Yuga Hassani/detikJabar)
Bandung -

Peristiwa longsor melanda Kampung Bojongloa Pojok, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Rabu (9/9/2026). Hal tersebut disebabkan adanya tanggul irigasi Sungai Terusan Leuwi Kuya yang mengalami jebol.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung mencatat sebanyak 10 rumah terdampak adanya peristiwa tersebut. Dari jumlah tersebut, dua rumah mengalami rusak berat dan satu rumah mengalami rusak sedang.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bandung, Beny Sonjaya mengatakan, peristiwa itu bermula saat hujan dengan intensitas tinggi melanda kawasan tersebut pada Selasa (8/9/2026) malam. Kemudian debit air terus mengalami kenaikan hingga peristiwa terjadi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bencana terjadi pada pukul 03.30 WIB. Akibat hujan deras Selasa malam dan debit air yang besar menyebabkan tanggul irigasi jebol," ujar Beny, kepada awak media, Rabu (9/9/2026).

Pihaknya menjelaskan saat ini petugas telah melakukan assesmen dan pendataan di lokasi kejadian bencana. Hasilnya sejumlah rumah terdampak longsoran tersebut.

ADVERTISEMENT

"Kondisi saat ini air sudah surut. Warga setempat dibantu petugas melakukan pembersihan material longsoran," katanya.

Beny mengungkapkan kondisi rumah yang mengalami rusak berat sebanyak dua rumah. Kemudian satu rumah kondisinya mengalami rusak sedang.

"Korban terdampak berjumlah 10 kepala keluarga jumlah jiwa masih dalam proses pendataan," ucapnya.

Dia menyebutkan dimensi tanggul yang jebol memiliki ukuran panjang sekitar 30 meter dan tinggi sekitar 15 meter. Kata dia, saat ini petugas dan warga masih berupaya melakukan pembersihan dan penutupan area yang sempat jebol.

"Petugas masih di lapangan melakukan evakuasi," bebernya.

Beny menambahkan saat ini warga membutuhkan makanan siap saji, dan family kit untuk tiga kepala keluarga yang terdampak. Kemudian petugas membutuhkan terpal, karung, hingga alat untuk pembersihan tanah.

"Hal yang diperlukan makanan siap saji dan Family Kit untuk tiga kepala keluarga," pungkasnya.

(yum/yum)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads