Pemkab Bandung Barat menggenjot perbaikan Jalan Rancapanggung-Ugrem dan Ciririp-Bangsaya di Kecamatan Cililin yang telah lama dinantikan warga. Untuk ruas Jalan Ciririp-Bangsaya, total penanganan mencapai 2,3 kilometer. Dari panjang tersebut, 1.865 meter berkonstruksi hotmix telah selesai dikerjakan, sementara 518 meter dengan konstruksi beton saat ini memasuki tahap pengecoran awal.
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, meninjau langsung progres pekerjaan di lapangan untuk menjamin penanganan berjalan sesuai perencanaan, sekaligus memastikan kualitas pekerjaan memenuhi spesifikasi yang telah ditentukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masyarakat di sini sudah cukup lama menantikan jalan yang bagus. Mereka sudah menunggu bertahun-tahun. Jadi setelah jalan ini dikerjakan, jangan sampai masyarakat kecewa. Pastikan kualitasnya baik, pekerjaannya benar, dan hasilnya bisa bertahan lama," kata Jeje, Selasa (8/9/2026).
Sementara itu, ruas Jalan Rancapanggung-Ugrem memiliki panjang total sekitar 2 kilometer. Mempertimbangkan kemampuan anggaran daerah, tahun ini Pemkab Bandung Barat memprioritaskan penanganan sepanjang 300 meter, khususnya pada titik dengan tingkat kerusakan paling parah.
"Penanganan sepanjang 300 meter tersebut menggunakan konstruksi beton dan saat ini telah mencapai progres 100 persen," kata Jeje.
Pemkab Bandung Barat memastikan penanganan ruas Rancapanggung-Ugrem tidak berhenti pada pekerjaan tahun ini. Perbaikan akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran serta kondisi lapangan.
"Yang kita lakukan adalah memprioritaskan titik-titik yang paling membutuhkan penanganan. Secara bertahap kita akan terus melihat kemampuan anggaran dan kondisi di lapangan agar ruas jalan ini semakin baik dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," ujar Jeje.
Jeje juga menyampaikan bahwa 34 ruas jalan di Kabupaten Bandung Barat yang saat ini masuk dalam program perbaikan telah menunjukkan progres pekerjaan.
"Pemerintah daerah akan terus melakukan pemantauan dan menyampaikan perkembangan pekerjaan infrastruktur secara berkala sebagai bentuk keterbukaan kepada masyarakat," kata Jeje.
(iqk/iqk)
