Sebuah video amatir yang memperlihatkan kerumunan warga usai seorang perempuan terjatuh dari atas jembatan ke aliran sungai viral di media sosial.
Informasi yang dihimpun detikJabar, korban diduga terjatuh lantaran pakaian gamis yang dikenakannya tersangkut rantai sepeda motor hingga membuatnya terlempar dari atas jembatan dengan ketinggian puluhan meter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peristiwa nahas tersebut diketahui terjadi di Jembatan Cikarang Girang, ruas penghubung perbatasan antara Desa Pasiripis dan Desa Ciracap, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (6/9/2026) sore sekitar pukul 15.45 WIB.
Salah seorang saksi mata yang berada persis di belakang korban, Wahyu, menuturkan bahwa insiden itu bermula saat korban bersama keluarganya melintas beriringan dengannya usai menghadiri acara hajatan di kawasan Pondokaso.
"Kejadiannya kemarin sore sekitar jam 15.45 WIB. Saya saat itu baru pulang kondangan dari Ponokaso, posisinya beriringan sekitar 30 meter di belakang korban. Pas saya masih di jalan turunan, kecelakaan itu sudah terjadi," ungkap Wahyu saat dikonfirmasi detikJabar, Senin (7/9/2026).
Wahyu menjelaskan, korban saat itu dibonceng oleh suaminya menggunakan sepeda motor bebek, sementara anak mereka yang masih balita duduk di bagian depan.
Diduga karena pakaian gamis korban menjuntai ke bawah, kain tersebut masuk dan terlilit ke gir serta rantai motor yang tengah melaju kencang.
"Kelalaiannya mungkin karena baju gamisnya menjulur ke bawah, lalu masuk kena rantai dan terlilit. Karena tertarik kuat, korban seperti terbanting dan langsung terlempar ke bawah jembatan," tutur Wahyu.
Beruntung, anak perempuan korban yang diperkirakan berusia 3 tahun selamat karena langsung didekap oleh sang ayah saat insiden terjadi.
"Anaknya duduk di depan, jadi langsung diamankan dan tertahan oleh suaminya. Tapi istrinya langsung terlempar ke bawah. Sempat membentur palang besi pengaman jembatan bagian bawah dulu sebelum akhirnya tercebur ke sungai," imbuhnya.
Menurut Wahyu, ketinggian Jembatan Cikarang Girang hingga ke dasar sungai mencapai puluhan meter dengan kondisi air yang sangat dalam. Beruntung, korban masih dalam kondisi sadar usai tercebur dan berupaya berenang ke tepi sungai.
"Ketinggiannya diperkirakan ada 30 meteran, mungkin lebih. Airnya juga sangat dalam. Korban alhamdulillah masih sadar dan bisa berusaha berenang sambil minta tolong mendekati tepian. Sekitar dua meter sebelum sampai ke pinggir, suaminya dan warga sekitar langsung turun membantu mengevakuasi korban ke daratan. Setelah sampai di tepi, korban langsung pingsan karena syok," pungkasnya.
(sya/orb)
