Bandung Raya Sepekan: Teror Buas Pitbull

Jabar Sepekan

Bandung Raya Sepekan: Teror Buas Pitbull

Tim detikJabar - detikJabar
Minggu, 30 Agu 2026 20:15 WIB
Tangkapan layar warga selamatkan bocah diserang pitbull di Bandung
Tangkapan layar warga selamatkan bocah diserang pitbull di Bandung (Foto: istimewa)
Bandung -

Sejumlah peristiwa menonjol terjadi di wilayah Bandung Raya selama sepekan terakhir. Mulai dari aksi kekerasan terhadap lansia menggunakan pistol mainan, pengungkapan laboratorium narkotika rumahan, hingga insiden serangan anjing pitbull yang melukai seorang anak.

Berikut adalah rangkuman berita Bandung Raya dalam sepekan:

Penganiayaan Lansia oleh Pria Berpistol Mainan di Buahbatu

Nasib malang menimpa Ukar Bangkit (68), seorang tukang tambal ban di Kelurahan Margasari, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung. Ia menjadi korban penganiayaan dan intimidasi oleh pria berinisial T pada Kamis (27/8/2026) siang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Insiden bermula saat Ukar mencoba menolong seorang perempuan yang terjatuh di dekat kiosnya. Tanpa alasan jelas, pelaku datang dan memukul korban hingga mengalami luka di bagian mulut. Tak berhenti di situ, pelaku sempat kembali untuk melakukan intimidasi lanjutan.

"Sekitar 30 menit kemudian, T diduga kembali ke lokasi dan melakukan pemukulan serta mengarahkan benda yang bentuknya menyerupai pistol kepada korban disertai perkataan bernada ancaman," kata Kapolsek Buahbatu, Kompol Rezky Kurniawan, Jumat (28/8/2026).

ADVERTISEMENT

Penyelidikan polisi mengungkap bahwa senjata yang digunakan pelaku bukanlah senjata api, melainkan korek api berbentuk pistol yang sempat dibuang ke saluran air.

"Petugas kemudian melakukan penelusuran dan pendalaman terhadap korban, saksi serta terduga pelaku. Benda tersebut ditemukan di saluran air warga setelah diduga dibuang oleh T. Hasil pemeriksaan awal memastikan benda tersebut merupakan korek api berbentuk menyerupai pistol dan bukan senjata api," tuturnya.

Pelaku T berhasil ditangkap Unit Reskrim Polsek Buahbatu kurang dari 24 jam setelah kejadian. "T diamankan personel Polsek Buahbatu pagi tadi sekitar pukul 00.07 WIB," ujar Rezky.

Laboratorium Sinte Rumahan di Sumedang

Satuan Reserse Narkoba Polres Sumedang membongkar aktivitas produksi tembakau sintetis (sinte) di sebuah rumah kontrakan. Seorang pria berinisial MSA (25) ditangkap karena menyulap kamarnya menjadi laboratorium mandiri berbekal panduan dari internet.

Dalam penggeledahan tersebut, polisi menyita 694,23 gram sinte siap edar, bibit sintetis cair, alat racik, dan timbangan digital. Kapolres Sumedang, AKBP Reza Ma'ruffi, menyebut kasus ini terungkap setelah tersangka terlibat kasus penganiayaan pada Juli lalu.

"Kasus ini berdasarkan hasil pengembangan oleh anggota kita dan terungkap di dalam kontrakan tersangka telah meracik tembakau gorila atau sintesis dengan seorang diri," ujar Reza, Rabu (26/8/2026).

MSA diketahui belajar meracik secara otodidak setelah sebelumnya menjadi pengedar di Jakarta. Selama dua bulan beroperasi di Sumedang, ia mengaku meraup keuntungan sekitar Rp5 juta melalui penjualan di Instagram.

"Tersangka juga meracik tembakau tersebut otodidak. Setelah berhasil meracik tersangka mengedarkan di wilayah Sumedang. Pengakuannya itu baru dua bulan di Sumedang," katanya.

"Pelaku menjual dengan cara menggunakan media sosial, akun Instagram nya pelaku. Pelaku mendapatkan keuntungan sebesar 5 juta rupiah," ucap Reza menambahkan.

Mahasiswi UPI Jadi Korban Jambret di Margaasih

Seorang mahasiswi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) berusia 21 tahun menjadi korban penjambretan di Margaasih, Kabupaten Bandung, Rabu (26/8/2026) petang. Laptop senilai Rp6 juta miliknya raib digasak pelaku bermotor saat ia sedang berjalan kaki pulang kuliah.

"Betul terjadi tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Korban kehilangan 1 buah laptop yang diambil pelaku," kata Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat, Kamis (27/8/2026).

Korban sempat berusaha mengejar, namun pelaku berhasil melarikan diri. "Korban kaget, namun bereaksi dengan berusaha mengejar terduga pelaku. Tapi usahanya gagal karena terduga pelaku ini menggunakan sepeda motor," tambahnya.

Saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan melalui rekaman CCTV dan keterangan saksi.

Debit Air Kawah Putih Menyusut 50 Persen

Kemarau panjang menyebabkan volume air di danau Kawah Putih, Rancabali, menyusut drastis hingga 50 persen. Meski demikian, fenomena ini justru menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan karena munculnya hamparan batu kapur di pinggir danau yang menyerupai bibir pantai.

Manajer Klaster Ciwidey PT Palawi Risorsis, Dudung Suhaeri, menjelaskan bahwa penyusutan ini adalah hal lumrah saat musim kemarau.

"Oh iya. Kondisi air Kawah Putih seperti biasa pada saat musim kemarau suka menyusut cukup drastis," ujar Dudung, Selasa (25/8).

"Kalau kita lihat penampakannya sih sudah memasuki 50 persen dari kondisi air yang ada ya penyusutannya," katanya.

Ia menambahkan bahwa tingkat kunjungan tetap stabil, bahkan sempat mencapai 5.000 orang per hari saat libur HUT RI lalu.

"Dari sisi fotografi juga memang ada yang senang dengan surut begitu karena ada bibir pantai begitu. Jadi dari sisi foto juga menarik begitu seperti itu," jelas Dudung.

Bocah 9 Tahun Luka Parah Diserang Pitbull

Seorang bocah perempuan berusia sembilan tahun mengalami luka serius setelah diserang anjing pitbull di Kompleks Grand Cendana Residence, Arjasari, Minggu (23/8). Insiden yang terekam CCTV ini memperlihatkan korban diserang secara mendadak saat bermain di jalan kompleks.

Warga sekitar, termasuk Ilyas Pratama (33), berusaha menolong dengan melemparkan benda ke arah anjing tersebut. "Pas saksi melihat ke luar rumah, ternyata ada anak sedang diserang anjing jenis pitbull," kata Kapolsek Pameungpeuk, Kompol Asep Dedi.

Ilyas menceritakan momen mencekam saat ia mengevakuasi korban. "Saya angkat si korban sudah berlumuran darah muka dan kepalanya itu. Saya pastikan, saya tanya ke bapak-bapak sekitar sini anak siapa ini anak siapa ini? Tidak ada yang mengaku dan kebetulan ayah korbannya belum keluar dari rumah," kenang Ilyas.

Korban segera dilarikan ke RSUD Welas Asih untuk menjalani operasi pada bagian telinga dan kepala.

"Tadi malam juga dilaksanakan operasi. Operasi telinganya dan pagi sudah masuk ke ruangan pemulihan," jelas Asep.

Anjing tersebut diketahui milik warga berinisial F (40) yang tinggal di luar kompleks. Saat kejadian, ikatan anjing terlepas saat sedang dijemur.

"Pada saat si anak sedang bermain di jalan perumahan, tiba-tiba ada anjing datang dari arah perkampungan yang langsung menggigit si korban," kata Asep.

Saat ini, anjing tersebut telah dikarantina. Polisi masih mendalami kasus ini sembari menunggu keputusan keluarga korban terkait proses hukum.

"Jadi kami masih berproses dan kami juga tidak bisa menentukan apakah ini lanjut atau tidak, itu terserah dari pihak keluarga korban," pungkasnya.



(ral/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads