PSN hingga Perumahan Kikis Lahan Pertanian di Sukabumi

Siti Fatimah - detikJabar
Kamis, 20 Agu 2026 19:45 WIB
Ilustrasi (Foto: Dian Firmansyah/detikJabar).
Sukabumi -

Ratusan hektare sawah produktif di Kabupaten Sukabumi raib dalam kurun waktu satu tahun. Masifnya pembangunan perumahan dan permukiman hingga pengerjaan Proyek Strategis Nasional (PSN) Tol Bocimi Seksi 3 menjadi dalang utama tergerusnya lahan pertanian di wilayah tersebut.

Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi mencatat, sepanjang tahun 2025 saja ada sekitar 350 hektare lahan pertanian yang tergerus akibat alih fungsi lahan. Sebagian besar di antaranya merupakan kawasan persawahan.

"Tahun kemarin (2025) itu alih fungsi lahan pertanian mencapai 350 hektare. Ya termasuk tinggi. Rata-rata, perumahan pemukiman penduduk," ujar Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Aep Majmudin di kantornya yang berada di Baros, Kota Sukabumi, Kamis (20/8/2026).

Dari total Lahan Baku Sawah (LBS) Kabupaten Sukabumi yang mencapai 62.000 hektare, sekitar 100 hektare di antaranya tergilas oleh proyek pembangunan Tol Bocimi Seksi 3 rute Parungkuda-Cibadak. Sebagian dari kawasan terdampak tersebut padahal masuk ke dalam skema Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

"Yang terdampak PSN ini. Hitungan kita sih kurang lebih 100 hektar yang terkena untuk Tol Bocimi Seksi 3. Sebenarnya LP2B itu boleh dialihfungsikan kecuali untuk PSN, prioritas nasional, kayak untuk jalan tol. Jalan tol yang kita kan gitu kena 100 hektare," ungkapnya.

Simak Video "Menikmati Kesegaran Kelapa Pasca Berenang di Sukabumi"


(mso/mso)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork