VoB Sentil Jalan Rusak Garut: Pajak Kami Lari ke Mana?

Hakim Ghani - detikJabar
Jumat, 14 Agu 2026 19:08 WIB
Tangkapan layar video VoB Kritisi Jalan Rusak di Garut (Foto: Istimewa)
Garut -

Marsya tidak sedang menggenggam mikrofon di atas panggung megah Eropa. Kali ini, vokalis Voice of Baceprot (VoB) itu berdiri di atas aspal yang mengelupas, tanah bergelombang, dan bebatuan yang berserakan. Di hadapan kamera, ia menyuarakan kegelisahan yang sudah mengendap selama satu dekade di tanah kelahirannya, Garut.

Melalui unggahan di akun Instagram @voiceofbaceprot pada Kamis (13/8/2026), band metal yang telah melanglang buana ini menyoroti kondisi memprihatinkan Jalan Banjarwangi-Singajaya. Narasi yang mereka usung cukup menohok, mempertanyakan esensi ketaatan warga membayar pajak di tengah infrastruktur yang telantar.

"Kita semakin sadar bahwa kita bahkan tidak tahu, ke mana larinya uang pajak kita. Jika kita bilang uang itu dikorupsi, orang akan menuntut bukti nyata. Baiklah. Kami tidak bilang uang itu dikorupsi. Yang kami tahu pasti adalah, kondisi jalan ini sudah seperti ini selama lebih dari sepuluh tahun," ujarnya dalam video itu.

Bagi Marsya dan warga sekitar, jalan ini bukan sekadar jalur transportasi, melainkan saksi bisu dari berbagai tragedi. Ingatan mereka tentang jalanan yang mulus sudah lama memudar, tertutup oleh debu dan lubang yang menganga.

"Kami bahkan hampir lupa kapan terakhir kali jalan ini diperbaiki. Kondisi seperti ini sudah dibiarkan begitu lama. Padahal, warga yang setiap hari mengandalkan jalan ini, adalah pembayar pajak yang taat," tutur Marsya dalam bahasa Inggris yang lugas.

Ia menceritakan bagaimana jalur ini kerap menjadi 'jebakan maut'. Kendaraan yang terperosok ke jurang hingga pengendara motor yang mengalami cedera serius sudah menjadi pemandangan yang lazim namun menyakitkan. Namun, yang paling menyayat hati adalah nasib para ibu yang harus bertaruh nyawa demi sebuah persalinan.

"Bisa anda bayangkan bagaimana rasanya bagi seorang ibu hamil yang hendak melahirkan saat harus melewati jalan seperti ini? Bukan hal yang aneh jika perempuan di sini akhirnya melahirkan di tengah perjalanan menuju rumah sakit, karena kondisi jalan yang buruk, menghambat perjalanan mereka," katanya dengan nada getir.

Tangkapan layar video VoB Kritisi Jalan Rusak di Garut Foto: Istimewa

Marsya menekankan bahwa akses terhadap infrastruktur yang layak seharusnya menjadi hak dasar setiap warga negara, bukan kemewahan yang hanya bisa dinikmati masyarakat kota. Ia menutup monolognya dengan sebuah pertanyaan reflektif yang menggantung di udara Garut Selatan.

"Pertanyaannya adalah, berapa lama lagi warga Garut Selatan harus mempertaruhkan keselamatan, kesehatan dan masa depan mereka yang hanya untuk melintasi jalan yang seharusnya sudah dirawat dengan baik sejak lama?," ucap Marsya.

Kritik tajam ini seketika memicu gelombang respons di jagat maya. Ribuan warganet membanjiri kolom komentar, menyadari bahwa sorotan VoB akan membawa isu lokal ini ke mata dunia.

"Ini dilihat fans VOB sedunia lhoo," tulis akun @oriyo* mengingatkan posisi tawar band tersebut di kancah internasional.

Bola panas kini berada di tangan Pemerintah Kabupaten Garut. Pasalnya, perbaikan jalan tersebut sebelumnya telah dijanjikan akan rampung pada tahun 2026 ini. Namun, memasuki paruh kedua tahun, tanda-tanda alat berat bekerja belum juga terlihat.



Simak Video "Video: Miris! Wanita di Poman Ditandu 9 Km ke Puskesmas gegara Jalan Rusak"


(dir/dir)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork