DPRD Kota Bogor Dorong Keberlanjutan Anggaran Program Padat Karya

DPRD Kota Bogor Dorong Keberlanjutan Anggaran Program Padat Karya

Tim detikJabar - detikJabar
Jumat, 14 Agu 2026 16:49 WIB
Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Dadang Iskandar Danubrata, menghadiri kegiatan Program Padat Karya
Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Dadang Iskandar Danubrata, menghadiri kegiatan Program Padat Karya (Foto: Istimewa)
Bogor -

DPRD Kota Bogor mendorong Pemerintah Kota Bogor untuk memastikan keberlanjutan dukungan anggaran bagi Program Padat Karya. Selain efektif menjaga kebersihan fasilitas publik, program ini dinilai menjadi instrumen penting dalam menyokong penghasilan ribuan warga.

Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Dadang Iskandar Danubrata, menegaskan bahwa aspek keberlanjutan program ini harus menjadi prioritas dalam penyusunan anggaran daerah. Hal tersebut ia sampaikan saat meninjau langsung pelaksanaan Padat Karya di Lapangan Heulang, Kecamatan Tanah Sareal, Kamis (13/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kegiatan tahun ini melibatkan sedikitnya 1.700 warga yang berasal dari enam kecamatan dan 68 kelurahan di seluruh Kota Bogor. Selama sepuluh hari, para peserta diterjunkan langsung untuk melakukan pemeliharaan infrastruktur kota, mulai dari pembersihan drainase, jalan, hingga area trotoar.

Menurut Dadang, program ini memiliki nilai strategis karena memberikan manfaat ganda. Di satu sisi, wajah kota tetap terjaga melalui perawatan fasilitas umum, sementara di sisi lain, masyarakat mendapatkan stimulus ekonomi langsung dari pekerjaan yang mereka lakukan.

ADVERTISEMENT

Atas dasar manfaat tersebut, Dadang berharap sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kota Bogor dalam pengalokasian anggaran tetap solid.

"Mohon doa restu dari Bapak dan Ibu semua, mudah-mudahan kami Pemerintah Kota Bogor dan juga DPRD Kota Bogor bisa terus bersinergi untuk menyusun anggaran, terutama untuk anggaran padat karya ini," ujar Dadang.

Para peserta program disebar ke berbagai titik vital di pusat kota, meliputi kawasan Masjid Salman, Jalan Merdeka, Alun-Alun Kota Bogor, Lapangan Sempur, hingga pusat niaga Surya Kencana.

Di sela-sela kegiatannya, Dadang juga memberikan perhatian khusus pada aspek keselamatan kerja. Ia mengimbau para peserta agar tidak memaksakan diri dan tetap memperhatikan kondisi fisik selama bertugas.

"Saya berharap Bapak dan Ibu juga bisa menjaga kesehatan. Kalau capek berhenti saja dulu, jangan dipaksakan, karena biaya kesehatan lebih mahal daripada honor padat karya," katanya.

Program Padat Karya sendiri merupakan agenda rutin tahunan di Kota Bogor. Selain berfungsi sebagai skema pemeliharaan kota, program ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperluas lapangan kerja, menekan angka pengangguran, serta mengakselerasi pengentasan kemiskinan ekstrem di wilayah tersebut.



(dir/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads