2 Prajurit TNI Diperiksa Terkait Tabrak Lari Tewaskan Polisi Bandung

2 Prajurit TNI Diperiksa Terkait Tabrak Lari Tewaskan Polisi Bandung

Wisma Putra - detikJabar
Selasa, 11 Agu 2026 17:30 WIB
Konferensi pers kasus tabrak lari di Bandung
Pomdam Siliwangi Dalami Keterlibatan 2 Prajurit TNI di Kasus Tabrak Lari (Foto: Wisma Putra)
Bandung -

Kasus tabrak lari yang menewaskan Aiptu Asep Suhara di Jalan Merdeka, Kota Bandung, pada Minggu (9/8/2026) dini hari, mengungkap fakta baru. Dua anggota TNI diketahui berada di dalam mobil yang menabrak korban saat insiden maut tersebut terjadi.

Pihak kepolisian telah menetapkan pengemudi mobil, seorang warga sipil berinisial A (20), sebagai tersangka. Sementara itu, dua personel TNI berinisial Prada A dan Prada V saat ini masih berstatus sebagai saksi dan tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh Pomdam III Siliwangi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapendam III Siliwangi, Kolonel INF Mahmudin, mengonfirmasi bahwa Prada A dan Prada V memang berada di dalam kendaraan yang dikemudikan oleh A.

"Terkait dengan informasi yang beredar bahwa benar di dalam suatu kendaraan tersebut ini yang mengendarai adalah saudara A, berinisial A," kata Mahmudin dalam konferensi pers di Mapolrestabes Bandung, Selasa (11/8/2026).

ADVERTISEMENT

"Kemudian di dalamnya itu tadi yang disampaikan sama Pak Kapolres bahwa ada dua orang anggota kita yang berinisial adalah Prada A dan Prada V," tambahnya.

Mengenai status hukum kedua prajurit tersebut, Mahmudin menegaskan bahwa proses pendalaman internal masih terus dilakukan.

"Nah saat ini yang bersangkutan dua orang ini sementara dijadikan saksi dulu di sini ada pemeriksaan, nanti akan lebih lanjut lagi akan kita lakukan pemeriksaan secara internal," tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, pihak Kodam III Siliwangi juga menyampaikan rasa duka mendalam kepada keluarga besar almarhum Aiptu Asep Suhara.

"Terkait dengan kejadian tersebut, kami dari Kodam III Siliwangi dan Pussenkav turut berduka cita yang setinggi-tingginya atas berpulangnya AIPTU Asep," pungkasnya.



(wip/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads