Buntut Kemarahan Farhan, Pengelola Padel Siap Kooperatif

Buntut Kemarahan Farhan, Pengelola Padel Siap Kooperatif

Rifat Alhamidi - detikJabar
Senin, 03 Agu 2026 13:39 WIB
Suasana lapangan padel di Bandung yang bermasalah akibat penebangan pohon sembarangan. (
Suasana lapangan padel di Bandung yang bermasalah akibat penebangan pohon sembarangan. (Foto: Rifat Alhamidi/detikJabar)
Bandung -

Aksi penebangan pohon secara ilegal di depan lapangan padel Jalan LLRE Martadinata (Jalan Riau), Kota Bandung, kini berbuntut panjang. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan kemarahannya atas insiden tersebut, yang memicu rencana pemanggilan pihak pengelola untuk dimintai klarifikasi.

Meski demikian, pihak pengelola lapangan padel SixNine mengaku hingga saat ini belum menerima surat panggilan resmi dari Satpol PP Kota Bandung. Walau begitu, mereka menegaskan komitmennya untuk bersikap kooperatif dan mengikuti prosedur hukum yang berlaku.

"Saya belum dapat tembusan resminya. Mungkin saya juga enggak tahu apakah itu langsung ke pihak manajemen atau bukan," kata Fajar, pengelola lapangan padel SixNine di Jalan Riau, Senin (3/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia memastikan pihak manajemen akan memenuhi panggilan otoritas terkait jika surat resmi sudah diterima.

ADVERTISEMENT

"Pasti, kita ikutin prosedur yang berlaku aja. Cuman sampai saat ini kami dari pengelola harian di sini belum mendapatkan tembusan apapun," tambahnya.

Terkait dugaan pelanggaran lingkungan tersebut, Fajar membeberkan kronologi dari sisi pengelola. Ia menjelaskan bahwa lapangan padel tersebut baru mulai beroperasi untuk tahap uji coba gratis pada 20 Juni 2026.

Menurut klaim Fajar, saat operasional dimulai, 10 pohon yang kini dipermasalahkan oleh Wali Kota Farhan tersebut sudah tidak ada di lokasi. Ia mengaku tidak mengetahui siapa pihak yang melakukan penebangan sebelum mereka menempati lahan tersebut.

"Pokoknya kita operasi mulai tanggal 20 Juni aja, Pak. Nah penebangan pohonnya kapan, kita kurang paham juga. Karena pas tanggal 20 Juni, kurang lebih begitu (10 pohon di sana sudah ditebang)," pungkasnya.



(ral/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads